Bisnis Ritel Diperkirakan Rugi Rp2,5 Miliar Akibat Banjir Jakarta

- Penulis

Sabtu, 20 Februari 2021 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Mediadelegasi: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengatakan banjir yang terjadi di Jabodetabek hari ini memberikan dampak bagi dunia usaha, khususnya perusahaan di sektor ritel. Hal ini karena banjir mengganggu operasional ritel dan membuat orang tidak bepergian ke minimarket atau supermarket

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Mardani H Maming memproyeksi nilai kerugian ritel bisa mencapai Rp2,5 miliar. Sebab, ia memperkirakan ada 100 toko ritel yang kebanjiran.

“Sektor ritel kami prediksi 100 toko kebanjiran. Misalnya satu toko omzetnya Rp25 juta, berarti kerugian sehari Rp2,5 miliar,” ucap Mardani kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (20/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia menyebut prediksi itu masih data kasar. Hipmi sejauh ini masih mengumpulkan data-data dari anggotanya yang terdampak banjir.

“Kami sedang data seluruh UMKM yang ada di Hipmi,” imbuh Mardani.

BACA JUGA:  KPK Resmi Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai Tersangka Kasus Suap

Secara keseluruhan, ia menyebut produktivitas seluruh sektor usaha akan terganggu. Misalnya saja, karyawan datang terlambat karena banyak titik jalan yang banjir.

Ia menekankan agar masyarakat tak saling menyalahkan akibat banjir di sejumlah titik di Jabodetabek. Mardani berharap seluruh pihak justru bekerja sama untuk mencari solusi agar banjir cepat surut dan mengantisipasi potensi banjir untuk beberapa hari ke depan.

Senada, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan sektor ritel akan terimbas paling parah karena banjir. Hal ini akan membuat jumlah pembeli berkurang.

“Ritel terganggu, kalau banjir sedikit langsung sepi biasanya,” tutur Hariyadi.

Meski begitu, ia memprediksi jumlah kerugian sejumlah sektor usaha yang terkena banjir tak signifikan. Pasalnya, operasional perusahaan saat ini belum normal sepenuhnya.

BACA JUGA:  Wapres Gibran Pastikan Pembangunan IKN Terus Berjalan: Masjid Negara dan Basilika Jadi Simbol Kemajemukan

“Pengaruh tidak besar, tidak seperti tahun-tahun lalu yang besar. Kalau dibilang rugi, pasti rugi tapi operasional sekarang juga slow,” kata Hariyadi.

Sebagai informasi, hujan mengguyur Jabodetabek sejak dini hari tadi. Sejumlah wilayah pun terkena banjir hingga perut orang dewasa.

Ketua Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memprediksi Jabodetabek diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada hari ini, Sabtu (20/2) dan 23-24 Februari 2021.

Menurutnya, Jabodetabek dalam sepekan ke depan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun pada hari-hari tertentu terdapat peningkatan intensitas curah hujan.

Ia menyebut terdapat peningkatan intensitas curah hujan sepanjang hari ini. Namun curah hujan diprediksi menurun besok, Minggu (21/2) dan Senin (22/2).D|Jkt-red/cnn indonesia

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan
Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi
Bantuan Bencana Muzani Disalurkan untuk Warga Sumatera Utara
Kabar Beredar: Chandra Dalimunthe Disebut Jadi Plt Kadis PUPR Sumut, Gantikan Hendra Siregar
Bobby Nasution Tinjau Korban Banjir Tapteng, Pastikan Warga Tak Berjuang Sendiri

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WIB

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’

Jumat, 17 April 2026 - 14:17 WIB

Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja

Senin, 13 April 2026 - 20:10 WIB

PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan

Sabtu, 4 April 2026 - 13:46 WIB

Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi

Berita Terbaru

Foto bersama usai Penandatanganan MoU KPAD Labuhanbatu Utara dan Ponpes Arkanuddin, Rabu (7/5/2026). Tampak jajaran KPAD, pimpinan pesantren, serta para asatidz berfoto bersama, menandai dimulainya sinergi perlindungan anak demi lingkungan pesantren yang aman dan ramah anak. Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu Utara

KPAD Labura Perkuat Sinergi Perlindungan Anak Bersama Ponpes Arkanuddin Pulo Dogom

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:35 WIB