Bobby Nasution: Jaga Kerukunan & Penanganan Konflik Mulai Tingkat Mikro

Kamis, 6 Januari 2022 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama hampir setahun memimpin Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku banyak pembelajaran yang diperoleh sepanjang tahun 2021..(ist)

Selama hampir setahun memimpin Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku banyak pembelajaran yang diperoleh sepanjang tahun 2021..(ist)

Medan-Mediadelegasi: Selama hampir setahun memimpin Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku banyak pembelajaran yang diperoleh sepanjang tahun 2021. Di samping itu yang sangat disyukuri lagi, gesekan yang terjadi di tengah masyarakat sangat minim. Kondisi ini bisa terwujud bukan semata hanya kerja Pemko Medan, tapi dukungan penuh seluruh stakeholder yang ada sehingga ibukota Provinsi Sumatera Utara senantiasa aman dan kondusif, termasuk saat malam pergantian tahun.

“Untuk itu atas nama Pemko Medan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas dukungan dan kolaborasi yang telah dilakukan selama ini,” kata Bobby Nasution dalam Coffe Morning Bersama Tim Kewaspadaan Dini, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dan Stakeholder Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan di Gedung Juang 45 Jalan Pemuda Medan, Rabu (5/1).

Dihadiri unsur Forkopimda Kota Medan, Bobby Nasution selanjutnya mengungkapkan, selain menjadikan Kota Medan aman dan kondusif, kolaborasi yang dilakukan bersama stakeholder juga dalam penanganan pandemi Covid-19. “Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kolaborasi bersama, kasus penyebaran Covid-19 di Kota Medan kini telah melandai,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Gubernur Bobby Nasution Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih Pasca Longsor

Selanjutnya, Bobby Nasution mengajak semua untuk senantiasa bersama-sama menjaga kerukunan di wilayah Kota Medan yang sudah terbina dan terjalin dengan baik selama ini. Dikatakannya, kebersamaan dan kolaborasi tersebut harus terus dijaga mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga tingkat terkecil yakni lingkungan.

“Problema, masalah maupun isu yang terjadi di setiap wilayah tentunya berbeda-beda. Untuk itu penanganannya harus dilakukan mulai dari tingkat paling mikro untuk meningkatkan kewaspadaan dini. Kita dapat belajar dari penanganan Covid-19, penanganan yang kita lakukan mulai dari tingkat mikro ternyata lebih baik. Oleh karenanya dalam penanganan konflik, saya berharap penanganannya juga dilakukan mulai dari tingkat paling mikro sehingga hasilnya lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara itu Dandim 0201/BS Kol Inf Hindratno Devidanto sangat mengapresiasi coffee morning yang digelar Badan Kesbangpol ini. Ia menilai acara cukup strategis, sebab Medan merupakan miniaturnya Indonesia karena semua suku dan agama ada di Kota Medan. Apalagi acara digelar di Gedung Juang 45 yang penuh sejarah.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Ingin Stadion Teladan Jadi Ikon Baru di Kota Medan

“Kita ketahui generasi 45 merupakan generasi terbaik, sebab mereka yang berjuang merebut kemerdekaan dan membuat dasar negara. Generasi 45 berjuang tidak melihat dari agama maupun suku apa, mereka berjuang untuk merebut kemerdekaan,” ungkap Dandim. “Pancasila adalah ideologi negara, apabila kita jalankan dengan baik, insya Allah negara kita akan aman,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua FKUB Kota Medan Ilyas Halim menyampaikan, persoalan-persoalan kerukunan dapat diselesaikan melalui dialog. Terkait itu, ungkapnya, FKUB telah melakukan dialog dengan masyarakat di 21 kecamatan. “Dengan dialog, insya Allah persoalan-persoalan kerukunan dapat diselesaikan,” jelas Ilyas seraya menambahkan, berdasarkan dialog yang telah dilakukan, masyarakat menginginkan agar FKUB sampai di tingkat kecamatan.

Dalam coffee morning selanjutnya terungkap, Kaban Kesbangpol Kota Medan Arjuna Sembiring melaporkan, Tim Kewaspadaan Kecamatan sudah terbentuk dan menyusul Tim Kewaspadaan Kelurahan. Kemudian, mengusulkan agar dibuat taman kerukunan, salah satunya di bawah Fly Over Jamin Ginting. Setelah itu acara dilanjutkan dengan tanya jawab.(D|Red-08|rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB