Budiman Sujatomiko Berjanji akan Menyelamatkan Kelas Menengah dari Kemiskinan yang Segera Terjadi

Selasa, 22 Oktober 2024 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Media Delegasi Budiman Sujatomiko yang baru saja dilantik sebagai Kepala Badan Percepatan dan Pengentasan Kemiskinan berjanji akan menyelamatkan berbagai pihak dari kemiskinan yang akan terjadi.
Salah satunya adalah kelas menengah Indonesia, yang akhir-akhir ini mendapat perhatian karena kerentanannya terhadap kemiskinan.
Ia mengatakan lembaganya tidak hanya bertugas mengangkat derajat masyarakat yang sudah miskin, namun juga memastikan bahwa mereka yang berisiko miskin tidak jatuh miskin.
Mantan aktivis tahun 1998 ini mengidentifikasi beberapa contoh kelompok masyarakat yang berisiko jatuh miskin.
Misalnya saja korban PHK atau korban bencana.
“Masyarakat yang berisiko kemiskinan harus diselamatkan.
Siapa yang berisiko miskin?
Ya, pekerja pabrik yang bertanggung jawab atas mekanisasi, digitalisasi, dan robotisasi.
Mereka mungkin di-PHK, atau mungkin menjadi korban bencana alam atau iya, dampak mekanisasi di banyak perusahaan yang menyebabkan “kebangkrutan macam-macam”.
Budiman berbicara di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Minggu.
Dari situ, Budiman mengungkapkan bahwa kelas menengah juga merupakan salah satu kelompok yang paling berpeluang terjerumus ke dalam kemiskinan.
Mantan anggota DPR ini menegaskan, persoalan ini akan menjadi perhatian utama Badan Pengentasan Kemiskinan.
“Atau alternatifnya, kelas menengah juga bisa mengalami kendala akibat disrupsi teknologi yang berdampak pada masyarakat.
Hal ini juga menjadi perhatian instansi pemerintah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan,” tegas Budiman.
“Selain mereka yang selalu hidup di garis kemiskinan, mereka yang berisiko miskin juga harus dibantu,” ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto telah memberinya mandat untuk memastikan pengentasan kemiskinan di Indonesia secara cepat dalam lima tahun ke depan, kata Budiman.
“Seluruh masalah kemiskinan harus dikendalikan untuk selamanya dalam lima tahun ke depan.
Itu adalah tanggung jawab organisasi yang kami pimpin.

BACA JUGA:  2,2 Juta Outsourcing di Indonesia: Antara Fleksibilitas dan Kepastian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB