Calon Pimpinan Badan Pengelola TCUGGp Harus Paham Geopark

Jumat, 24 Januari 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr Wilmar Eliaser Simanjorang. Foto: dok-Mediadelegasi

Dr Wilmar Eliaser Simanjorang. Foto: dok-Mediadelegasi

Medan-Mediadelegasi:  Pegiat lingkungan Danau Toba Dr Wilmar Eliaser Simanjorang, mengatakan calon pimpinan yang akan mengisi formasi jabatan pada Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) harus figur kompeten dan memahami ilmu geopark.

Ilmu geopark adalah ilmu yang mempelajari tentang warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya di suatu kawasan, guna  mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Khusus dalam konteks pengisian formasi jabatan pimpinan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, tentunya kita tidak ingin enam calon pimpinan yang akan ditetapkan nantinya oleh Gubernur Sumatera Utara ternyata tidak sesuai dengan kemampuan atau keahliannya,” ujar Wilmar kepada Mediadelegasi, di Medan, Jumat (24/1).

Sebagai informasi,  formasi jabatan yang akan segera diisi tersebut, yakni satu general manager dan lima manager.

BACA JUGA:  Pejabat Pengelola Proyek Multiyears Sumut Rentan Terjerat Persoalan Hukum

Menurut dia, jajaran pimpinan baru Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark periode  empat tahun kedepan harus diisi figur yang benar-benar kompeten dan mampu bekerja profesional.

Sebab, lanjutnya, badan yang bernaung di bawah Pemprov Sumut itu saat ini sedang dihadapkan dengan tantangan mempertahankan status Geopark Kaldera Toba agar  tetap berada di dalam keanggotaan UNESCO Global Geopark (UGGp).

Disebutkannya, dalam rapat UNESCO Global Geopark di Maroko 4-5 September 2023 lalu, kawasan  Geopark Kaldera Toba mendapatkan “kartu kuning” dari UNESCO.

“Kartu kuning kepada Geopark Kaldera Toba  merupakan peringatan dari UNESCO yang berarti badan pengelola wilayah itu tidak mampu memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan,” ujar mantan Penjabat Bupati Samosir itu.

BACA JUGA:  Ketua DPD PDIP Sumut Kunjungi Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti

Wilmar mengingatkan, kartu kuning yang diberikan Badan PBB yang mengurusi  pendidikan dan situs-situs kebudayaan tersebut  mewajibkan organisasi pengelola Danau Toba untuk melakukan pembenahan sebelum akhir September 2025.

Apabila target perbaikan selama dua tahun ke depan tidak tercapai, Geopark Kaldera Toba terancam mendapatkan kartu merah atau keluar dari keanggotaan UGGp.

“Permasalahan ini juga sudah saya sampaikan  kepada Kantor Staf Presiden tahun lalu, namun sayangnya hingga hari ini belum juga ada langkah kongkret dari instansi pemerintah terkait maupun  pemangku kepentingan untuk membenahi Geopark Kaldera Toba agar mendapat kartu hijau atau green card dari UNESCO,,”  ujarnya.  D/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB