Jakarta – Media Delegasi Anak-anak, terutama anak perempuan yang masih di bawah umur, seringkali menjadi korban predator seksual di negara bagian Madhya Pradesh, India.
Di sebuah kota kecil di pedesaan, DW berjumpa dengan keluarga Masoom yang memiliki anak perempuan berusia 6 tahun. Dia diserang secara seksual oleh seorang pria berusia 27 tahun di tengah hari. Ibunya, Fatima, mengingat hari yang mengerikan itu. Saya sedang masak, sementara nenek sedang cuci piring. Kami tidak mendengar suara apa pun. Putri saya sedang membaca buku pelajaran bahasa Urdu di toko dekat rumahnya, seperti yang dia lakukan setiap hari. Dia masuk sambil menangis, ia mengatakan bahwa ada seorang pria datang dan melepaskan piyamanya. Dia mengalami pendarahan dari bagian tubuhnya yang pribadi. Kami paham dengan situasinya. Pria tersebut mengatakan dia akan membunuh Masoom jika dia membuat keributan.
Sekarang, Masoom takut pada laki-laki, termasuk ayahnya. Putri saya polos dan pintar, tetapi sesuatu terjadi padanya. Dia tinggal di rumah sakit selama lebih dari dua minggu. Sekarang dia merasa takut pada ayahnya sendiri. Dia menolak untuk tidur di samping neneknya, yang bernama Sultana. Sultana merasa khawatir akan adanya trauma jangka panjang. Sebelumnya, dia sangat ceria dan hidup. Keceriaan telah lenyap dari wajahnya sejak kejadian tersebut. Dia jarang makan, dan makanan yang dimakannya tidak memberinya energi. Saya tidak ingin kehidupan gadis lain hancur seperti hidupnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT












