Diplomat Muda Kemlu Tewas dengan Kepala Terlilit Lakban, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025). (Foto : Ist.)

Diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025). (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinisial ADP ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025). Penemuan mayat ini sontak menggemparkan warga sekitar.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian memastikan bahwa tidak ada barang milik sang diplomat yang hilang. “Tidak ada (barang yang hilang),” kata Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandi.

Rezha menegaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian diplomat itu. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga belum bisa dipastikan apakah kematian ini merupakan pembunuhan atau bukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Belum dipastikan (penyebab kematian), saya juga tidak bisa bilang bukan (pembunuhan),” kata Rezha. Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk menggali penyebab kematian sang diplomat.

BACA JUGA:  Eks Stafsus Nadiem Makarim, Jurist Tan, Ditetapkan sebagai Buron Kasus Korupsi Chromebook

Jasad korban telah dikirim ke RSCM untuk dilakukan autopsi. Hasil autopsi ini diharapkan dapat memberikan kepastian tentang penyebab kematian ADP.

“Tapi tidak menutup kemungkinan untuk autopsinya ya. Karena yang bisa mengatakan itu, oh ini pembunuhan atau apa kan dilihat dari hasil autopsi juga,” kata Rezha.

Selain menunggu hasil autopsi, Rezha mengatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan CCTV yang bisa menjadi petunjuk untuk mengungkap penyebab kematian ADP. “Pasti ada. Pasti dibuka, kan ada beberapa CCTV yang menggunakan MMC atau memori card, ada juga yang via recorder,” ucapnya.

ADP merupakan diplomat muda pada Kemlu yang berdomisili di Sleman, DI Yogyakarta. Penemuan mayat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

BACA JUGA:  Amunisi Ilegal Mengalir ke KKB, Oknum Polisi Jadi Tersangka

Penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan tentang penyebab kematian ADP dan memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan.

Pihak keluarga ADP juga telah mengetahui tentang penemuan mayat ini dan menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian yang sebenarnya.

Dengan demikian, kasus penemuan mayat ADP ini masih dalam proses penyelidikan dan belum bisa dipastikan apakah ini merupakan pembunuhan atau bukan.

Kasus ini juga menjadi perhatian publik karena korban merupakan pejabat negara yang bertugas di Kemlu. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru