Disnaker Medan-Universitas Prima Buka Job Fair Sediakan 2.149 Lowongan Kerja

Rabu, 18 Juni 2025 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas  meninjau langsung pelaksanaan bursa kerja atau job fair di kampus Universitas Prima, Medan, Rabu (18/6).  Foto: Prokopim Medan

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung pelaksanaan bursa kerja atau job fair di kampus Universitas Prima, Medan, Rabu (18/6). Foto: Prokopim Medan

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) setempat bersama Universitas Prima membuka bursa kerja atau job fair di aula gedung atau hall kampus perguruan swasta itu, Rabu (18/6).

Pantauan Mediadelegasi Medan, syarakat begitu antusias menghadiri kegiatan ini. Baru sekitar satu jjam dibuka, hall telah dipadati para pencari kerja.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas turut meninjau pelaksanaan job fair yang menyediakan 2.149 lowongan tersebut.

“Hari ini adalah 56 perusahaan yang menyediakan 2.149 lowongan. Baru sejam dibuka, sudah seribuan lebih pencari kerja sudah hadir,” ucap Rico Waas di sela-sela peninjauannya.

Data yang diperoleh menunjukkan, 2.149 lowongan dengan 203 jabatan itu terdiri dari 928 lowongan untuk laki-laki dan 1.221 perempuan.

Wali Kota menilai, antusias pencari kerja memanfaatkan ajang job fair ini menunjukkan masih banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Para pencari kerja ini, lanjutnya, ada yang tamatan SMA maupun SMK dan lowongan yang disediakan perusahaan juga variatif.

“Menariknya, ada perusahaan yang menerima penyandang disabilitas. Kita apresiasi perusahaan yang melakukan hal tersebut. Harapannya mereka yang hadir di sini bisa langsung diterima,” ucap Rico didampingi Kadisnaker Medan Ilyan Chandra Simbolon.

BACA JUGA:  ASN Disdukcapil Medan jadi Calo Sebaiknya Dipecat

Wali Kota berpesan kepada pencari kerja agar tetap bersemangat. Mereka, lanjutnya, harus membuktikan diri layak untuk bekerja, mempunyai talenta, cara bekerja sama dan komunikasinya baik, komitmen dan integritas.

Dikatakanya, job fair ini salah satu upaya yang membuka akses lowongan pekerjaan kepada pencari kerja di sektor formal. Selain itu, lanjutnya, untuk membuka lapangan pekerjaan, investasi juga harus ditingkatkan.

“Harus bisa kita pastikan, berinvestasi di Kota Medan ini aman, nyaman, pengurusan izinnya cepat dan mudah. Ini harus kita buktikan juga.” ujar Rico.

Dari sisi pencari kerja, Wali Kota juga mengingatkan soal keterampilan dan keahlian. Karena itu Pemko Medan bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas menggelar berbagai pelatihan untuk meningkatkan skill para pencari kerja.

“Skill ini akan menarik perhatian perusahaan penyediaan lowongan pekerjaan,” tuturnya.

Dalam kunjungan itu, Rico Waas sempat berbincang dengan salah satu pencari kerja penyandang disabilitas, Ummu Aina Lubis. Perempuan usia 24 tahun ini tuna daksa sejak lahir. Ia mengetahui kabar job fair ini dari media sosial Disnaker Medan. Dengan penuh percaya diri, dia pun datang membawa surat lamaran untuk disampaikan kepada Alfamidi yang membuka lowongan untuk disabilitas.

BACA JUGA:  BREAKING NEWS, Kantor Camat Medan Area Dilahap Sijago Merah

“Saya melamar sebagai kasir,” ucapnya kepada Wali Kota Medan.

Ummu mengaku sudah pernah bekerja di sebuah perusahaan swasta. Dia diterima bekerja sebagai operator melalui biro jasa. Kini masa kontraknya telah selesai, karena itu dia harus mencari kerja lagi.

“Semoga saya bisa diterima, semoga banyak peluang untuk disabilitas,” ujarnya.

Dalam job fair ini ada dua perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Keduanya adalah Alfamidi dan Alfamart yang masing-masing menyediakan lima lowongan bagi disabilitas untuk pekerjaan di toko dan gudang.

Rizki Kartika, tenaga rekruitmen Alfamidi menyebutkan, perusahaan memang wajib menerima penyandang disabilitas sebesar satu persen dari jumlah karyawannya.

“Jumlah itu telah terpenuhi sebelumnya, namun seiring perjalanan waktu, jumlah karyawan bertambah, otomatis lowongan disabilitas juga bertambah.” ujar Rizki. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Berita Terbaru