Dua Peserta SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil, Kemhan Sampaikan Duka dan Janji Evaluasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Latihan Dasar Militer yang diikuti peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Tahun 2026, calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Foto: Ist.

Latihan Dasar Militer yang diikuti peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Tahun 2026, calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Dua orang peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026, meninggal dunia saat menjalani Latihan Dasar Militer di lingkungan satuan pendidikan TNI. Menanggapi peristiwa tersebut, Kementerian Pertahanan menyampaikan duka cita yang mendalam dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program.

Pernyataan resmi disampaikan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan pada Rabu, 24 Juni 2026. Dalam keterangannya, Kemhan menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius dan memicu peninjauan kembali terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dan latihan yang dijalankan.

Salah satu peserta yang meninggal adalah Anisa Muyassaroh, yang mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan. Ia mulai mengalami gangguan kesehatan pada tanggal 18 Juni 2026 di tengah rangkaian latihan yang berlangsung.

Menurut keterangan yang disampaikan, Anisa langsung mendapatkan penanganan medis secara cepat di fasilitas kesehatan yang tersedia di lingkungan satuan. Setelah kondisi belum membaik, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Usulan Hentikan Latsarmil: Komisi I DPR Minta Materi Pelatihan Calon Manajer Kopdes Lebih Relevan

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Anisa Muyassaroh akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat kondisi heat stroke atau serangan panas, yang terjadi saat menjalani aktivitas fisik dalam program latihan tersebut.

Sementara itu, peserta lainnya yang meninggal adalah Yonanda Muhammad Taufiq, yang mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad, Baturaja. Kondisi kesehatannya mulai menurun secara signifikan sehari sebelumnya, tepatnya pada tanggal 17 Juni 2026.

Sama seperti kasus Anisa, Yonanda juga segera ditangani oleh tenaga kesehatan di satuan tempatnya mengikuti latihan, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan yang lebih lengkap dan intensif.

Hasil keterangan medis menyebutkan bahwa Yonanda Muhammad Taufiq dinyatakan meninggal dunia akibat henti jantung atau cardiac arrest yang terjadi secara mendadak selama proses pengobatan dan penanganan medis berlangsung.

Kemhan kemudian menjelaskan bahwa sebelum mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan latihan, kedua peserta telah melewati serangkaian proses seleksi yang ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satu tahapan yang wajib dilalui adalah pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

BACA JUGA:  Tangis Haru Keluarga Soeharto Pecah di Istana Negara, Presiden ke-2 RI Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, keduanya dinyatakan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk mengikuti seluruh kegiatan, termasuk latihan dengan intensitas fisik yang cukup tinggi seperti Latihan Dasar Militer.

Pihak Kementerian Pertahanan menegaskan kembali bahwa keselamatan serta kesehatan seluruh peserta merupakan prioritas utama yang selalu diperhatikan dalam setiap penyelenggaraan program pendidikan dan latihan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Kemhan menyatakan akan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem, jadwal, pengawasan, hingga penanganan kesehatan selama latihan berlangsung. Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang dan keamanan peserta dapat lebih terjamin. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran
Febrie Adriansyah Didakwa Peras Rp55 Miliar dari Tan Kian Agar Tak Jadi Tersangka Jiwasraya
KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut
Gibran Buka Suara: Kuliah S1 di Singapura Bukti Telah Lulus Pendidikan Sebelumnya
Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Bawa Putusan MK soal Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA
KPK Masih Tunggu Nusron Wahid Hadir, 8 Tersangka Kasus Suap HGB Bogor Sudah Ditetapkan
Pakar Hukum: MK Tetap dalam Koridor Kewenangan, Alihkan Masalah Gibran ke Jalur Pemakzulan
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, PC PMII Desak Pemerintah Perkuat Langkah Konkret dan Penanganan Sumber Asap
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Febrie Adriansyah Didakwa Peras Rp55 Miliar dari Tan Kian Agar Tak Jadi Tersangka Jiwasraya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Gibran Buka Suara: Kuliah S1 di Singapura Bukti Telah Lulus Pendidikan Sebelumnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Bawa Putusan MK soal Tak Ada Bukti Ijazah Setara SMA

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB