Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan Di Mempawah

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto:Ist)

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami peran seorang kepala daerah terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan jalan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) di Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengungkapkan bahwa penyidik telah memanggil kepala daerah yang bersangkutan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. “Kita sedang mendalami itu, terkait dengan proyek itu. Kan pasti lewat kepala daerah dulu nih,” ujarnya di Jakarta, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Asep menjelaskan bahwa kepala daerah yang diperiksa adalah mantan Bupati Mempawah. Dugaan korupsi ini terjadi pada masa jabatan kepala daerah tersebut.

BACA JUGA:  LPS Cabut Izin Usaha Dua BPR, Salah Satu Bank Terindikasi Terlibat Aktivitas Politik

Menurut Asep, pendalaman peran kepala daerah sangat penting karena pengesahan proyek pembangunan jalan harus melalui persetujuan yang bersangkutan. Meskipun tersangka dalam kasus ini adalah mantan bawahan kepala daerah, KPK meyakini bahwa proyek tersebut tidak mungkin berjalan tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari atasannya.

“Enggak ujug-ujug proyek itu langsung ke (bawahan bupati), (harus) sepengetahuan kepala daerah di situ,” tegas Asep. Hal ini menunjukkan bahwa KPK berupaya untuk mengungkap keterlibatan semua pihak yang bertanggung jawab dalam kasus korupsi ini, termasuk pihak-pihak yang memiliki posisi strategis dalam pemerintahan daerah.

KPK telah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus ini, namun identitas mereka belum diumumkan kepada publik. Penyidik masih terus mengumpulkan bukti-bukti dan informasi yang relevan untuk memperkuat proses penyidikan.

BACA JUGA:  Nirina Zubir Masih Berjuang Menghadapi Kasus Mafia Tanah Setelah 4 Tahun

Sebagai bagian dari upaya tersebut, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang diduga terkait dengan kasus ini. Dari penggeledahan tersebut, penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diyakini dapat mengungkap praktik korupsi yang terjadi.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat daerah dan proyek infrastruktur yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat. KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secaraTransparan dan akuntabel, serta menyeret semua pihak yang terlibat ke pengadilan.D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Berita Terbaru