Garuda Indonesia Berencana Perluas Jaringan dengan Penambahan Pesawat dan Rute Baru

Senin, 22 September 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pesawat Garuda (Foto:Ist)

Ilustrasi Pesawat Garuda (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Maskapai penerbangan nasional Indonesia, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, telah menetapkan target ambisius untuk memperluas armadanya dengan menambahkan tujuh pesawat baru sebelum akhir tahun 2025. Langkah strategis ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan produksi maskapai secara signifikan dan memanfaatkan peluang pertumbuhan pasar yang muncul.

Reza Aulia Hakim, Direktur Komersial PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, mengumumkan rencana tersebut saat rapat dengan Komisi VI DPR RI di Senayan pada hari Senin, 22 September 2025. Ia menekankan bahwa penambahan pesawat secara bertahap merupakan komponen kunci dari strategi yang lebih luas dari maskapai untuk memperkuat posisi pasarnya.

“Target kami untuk tahun 2025 adalah menambahkan tujuh pesawat tambahan pada akhir tahun,” kata Hakim. Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa Garuda Indonesia bermaksud untuk terus menjajaki kolaborasi dengan produsen pesawat untuk mengamankan ekspansi armada jangka panjang, memastikan struktur harga yang kompetitif dan pasokan pesawat yang dapat diandalkan.

BACA JUGA:  PSI Siap Gelar Kongres, Empat Nama Bersaing memperebutkan Kursi Ketua Umum

Selain ekspansi armada, Garuda Indonesia juga fokus pada perluasan jaringan rutenya. Maskapai ini berencana untuk meluncurkan rute penerbangan baru yang menghubungkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta dengan Palembang, ibu kota Sumatera Selatan.

Rute baru ini akan melengkapi penambahan terbaru Garuda, termasuk rute Soekarno Hatta-Samarinda dan Halim Perdanakusuma-Denpasar, yang semakin meningkatkan konektivitas di seluruh kepulauan Indonesia.

Hakim juga menyebutkan bahwa Garuda Indonesia sedang mempertimbangkan untuk merestrukturisasi operasi penerbangan intra-Papua dan menjajaki potensi pembukaan rute baru dengan permintaan pasar yang besar, seperti rute Halim-Palembang.

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsanji Panjaitan, menguraikan rencana komprehensif untuk meningkatkan ukuran armada maskapai dari 78 menjadi 121 pesawat pada tahun 2029. Target ambisius ini sejalan dengan visi perusahaan yang lebih luas untuk pertumbuhan dan ekspansi.

BACA JUGA:  Upaya Pemberantasan Premanisme di Indonesia: Fokus pada Aksi, Bukan Pembubaran Ormas

Untuk mendukung ekspansi armada ini, Garuda Indonesia bertujuan untuk menambahkan 100 rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional, pada tahun 2029. “Garuda Indonesia akan meningkatkan jaringan kami menjadi sekitar 100 rute pada tahun 2029, yang mencakup destinasi domestik dan internasional.

Grup Garuda Indonesia berencana untuk mengoperasikan 121 pesawat pada tahun 2029 untuk Garuda Indonesia dan Citilink,” Wamildan mengumumkan di Indonesia Aero Summit di Jakarta pada hari Rabu, 30 Juli 2025. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB