Jakarta-Mediadelegasi : Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah timur laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pada Selasa pagi (24/6/2025) pukul 08.58 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pernyataan resminya menyebutkan bahwa pusat gempa berada pada titik koordinat 7,44 Lintang Utara dan 129,46 Bujur Timur, dengan kedalaman 77 kilometer.
BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meskipun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan siap siaga menghadapi potensi gempa susulan. Gempa ini dirasakan cukup kuat di wilayah sekitar Melonguane.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, BMKG mengingatkan bahwa data masih bersifat awal dan bisa berubah seiring perkembangan dan kelengkapan informasi.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangannya. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan informasi dari BMKG.
Gempa bumi ini merupakan kejadian yang cukup signifikan dan perlu diwaspadai. Meskipun tidak berpotensi tsunami, gempa ini dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur.
BMKG terus memantau situasi dan perkembangan gempa ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.
Gempa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Masyarakat diharapkan untuk selalu siap menghadapi potensi bencana alam.
Dengan informasi yang akurat dan tepat waktu, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan mitigasi untuk mengurangi risiko akibat gempa bumi. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE












