Gempa Dangkal Yalimo Papua Guncang Wilayah Timur Pagi

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa dengan kekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang Yalimo, Papua Pegunungan (dok. BMKG)

Gempa dengan kekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang Yalimo, Papua Pegunungan (dok. BMKG)

Papua-Mediadelegasi: Peristiwa Gempa Dangkal Yalimo Papua mengguncang wilayah Papua Pegunungan pada Jumat pagi, 27 Maret 2026. Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,2 tersebut terjadi sekitar pukul 05.51 WIB dan dirasakan di sejumlah daerah di sekitar pusat gempa, memicu kepanikan warga yang tengah beraktivitas pagi.

Gempa Dangkal Yalimo Papua Picu Kepanikan Warga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, kekuatan gempa yang cukup besar membuat getarannya terasa hingga beberapa wilayah di sekitarnya.

Berdasarkan data awal BMKG, pusat gempa berada di 78 kilometer timur laut Yalimo, Papua Pegunungan. Lokasi gempa tercatat pada koordinat 3,08 Lintang Selatan dan 139,47 Bujur Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gempa ini tergolong gempa dangkal dengan kedalaman sekitar 71 kilometer. Kedalaman tersebut membuat guncangan terasa lebih kuat di permukaan dibandingkan gempa dalam.

BACA JUGA:  Komut KAI Sebut Kecelakaan di Bekasi Akibat Kelalaian Sopir Taksi yang Terobos Rel

Dalam keterangan resminya, BMKG menyampaikan informasi parameter gempa secara cepat guna memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat segera mengambil tindakan antisipasi.

Namun demikian, BMKG menegaskan bahwa informasi yang disampaikan masih bersifat sementara. Data tersebut masih dapat berubah seiring dengan proses analisis lanjutan yang dilakukan oleh para ahli.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pergeseran-panas-ekstrem-sumatera-dominasi-indonesia/

BMKG juga menyertakan disclaimer bahwa kecepatan penyampaian informasi menjadi prioritas, sehingga hasil pengolahan data belum sepenuhnya stabil.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Meski begitu, warga dilaporkan sempat panik dan berhamburan keluar rumah.

Sebagian masyarakat memilih menjauh dari bangunan untuk menghindari risiko tertimpa jika terjadi gempa susulan. Situasi tersebut sempat menimbulkan ketegangan di sejumlah titik.

BACA JUGA:  Gempa Bumi Guncang Samosir Berkali-kali, Eksploitasi Alam Harus Ditindak Tegas

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

Masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG guna mengetahui kondisi terkini pascagempa.

Wilayah Papua Pegunungan sendiri dikenal sebagai daerah yang rawan gempa karena berada di jalur cincin api atau ring of fire yang aktif secara geologis.

Aktivitas lempeng tektonik di kawasan tersebut sering memicu terjadinya gempa bumi dengan berbagai kekuatan, baik skala kecil maupun besar.

BMKG turut mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu setelah gempa utama. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPR Putuskan Final LCC Empat Pilar Kalbar Diulang, Juri Diganti Akademisi Independen
Hadiri Acara di Kejagung, Prabowo Terima Rp10.27 Triliun & Puluhan Ribu Hektar Lahan Hutan
Anggota DPRD Jember Disidang Majelis Kehormatan Gerindra: Main Game dan Merokok Saat Rapat Stunting Viral
Kebakaran Rumah di Tanjung Priok, 4 Orang Tewas Diduga Akibat Korsleting Listrik
Sidang Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Korban Belum Bisa Hadir Pasca Operasi, Hakim Tegur Oditur
Polemik Penilaian LCC Empat Pilar Kalbar: MC Shindy Minta Maaf, MPR Nonaktifkan Juri dan Pembawa Acara
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Chromebook: Siap Mental, Tegaskan Tuduhan Tidak Benar
MK Tolak Gugatan UU IKN, Tegaskan Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Hingga Ada Keppres

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:17 WIB

MPR Putuskan Final LCC Empat Pilar Kalbar Diulang, Juri Diganti Akademisi Independen

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:53 WIB

Hadiri Acara di Kejagung, Prabowo Terima Rp10.27 Triliun & Puluhan Ribu Hektar Lahan Hutan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:52 WIB

Anggota DPRD Jember Disidang Majelis Kehormatan Gerindra: Main Game dan Merokok Saat Rapat Stunting Viral

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:05 WIB

Sidang Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Korban Belum Bisa Hadir Pasca Operasi, Hakim Tegur Oditur

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:57 WIB

Polemik Penilaian LCC Empat Pilar Kalbar: MC Shindy Minta Maaf, MPR Nonaktifkan Juri dan Pembawa Acara

Berita Terbaru