Grab Indonesia Bantah Isu Merger dengan GoTo

- Penulis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grab secara tegas membantah ada pembicaraan ataupun kesepakatan dengan GoTo. (Foto : Ist.)

Grab secara tegas membantah ada pembicaraan ataupun kesepakatan dengan GoTo. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Grab Indonesia secara tegas membantah isu yang menyebut perusahaan tengah menjajaki merger dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan bahwa tidak ada pembicaraan ataupun kesepakatan antara Grab dan GoTo.

Neneng mengacu pada dokumen resmi Form 6-K yang telah dikirimkan Grab Holdings Ltd kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (United States Securities and Exchange Commission/SEC). Dokumen tersebut diserahkan ke SEC pada Senin, 9 Juni 2025, dan dapat diakses publik secara transparan.

“Jadi, teman-teman bisa melihat di Form 6-K kepada United States Security and Exchange Commission karena sebenarnya teman-teman bisa baca sendiri. Di sini kami mengatakan bahwa ini terbuka kok, ini available, jadi bisa dilihat,” kata Neneng dalam diskusi bersama media di Jakarta, Jumat (13/6/2025).

Neneng membacakan pernyataan resmi Grab dalam laporan yang disampaikan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, tertanggal 9 Juni 2025. “Terkait pemberitaan media yang menyebutkan bahwa kami sedang melakukan pembicaraan mengenai kemungkinan transaksi dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, dapat kami sampaikan bahwa saat ini tidak ada pembicaraan yang berlangsung antara kedua pihak, dan Grab belum menandatangani perjanjian apa pun yang bersifat mengikat.”

BACA JUGA:  Timnas Indonesia vs China: Pertarungan Sengit untuk Lolos Piala Dunia 2026

Grab juga menegaskan komitmennya untuk menjaga prinsip kehati-hatian dalam penggunaan dana dan fokus pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. “Kami tetap menerapkan standar ketat dalam alokasi modal, dan akan terus mengedepankan pendekatan seimbang dalam investasi untuk pertumbuhan organik yang menguntungkan.”

Neneng berharap penjelasan tersebut dapat mengakhiri isu merger Grab dan GoTo. “Jadi, mudah-mudahan ini jelas. Ini file hari Senin, tanggal 9 Juni. Teman-teman juga bisa ngecek sendiri karena ini is open for public,” kata Neneng.

Grab menunjukkan peningkatan kinerja yang konsisten berdasarkan laporan keuangan triwulanan yang dipublikasikan secara terbuka. “Sebenarnya kalau teman-teman melihat bahwa dari 2023, 2024 kan ada quarterly results karena kita public company. Dari quarter ke quarter, dari tahun ke tahun, sebenarnya kami improve terus,” kata Neneng.

Dengan demikian, Grab Indonesia menegaskan bahwa perusahaan tetap fokus pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan tidak ada rencana untuk melakukan merger dengan GoTo. Grab juga akan terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, mitra pengemudi, dan mitra merchantnya di Indonesia.

Neneng berharap bahwa penjelasan ini dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dan menghilangkan keraguan tentang rencana merger Grab dan GoTo. Grab Indonesia akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

BACA JUGA:  HKBP Tolak Kelola Izin Tambang dari Jokowi, Ini Alasannya

Grab juga menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam operasional perusahaan. Dengan demikian, Grab dapat membangun kepercayaan dengan pelanggan dan mitra bisnis.

Dalam beberapa tahun terakhir, Grab telah menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan di Indonesia. Perusahaan ini terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

Dengan komitmen untuk memberikan layanan terbaik, Grab Indonesia berharap dapat terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia. Perusahaan ini juga akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Grab Indonesia juga berharap dapat terus menjadi mitra bagi pengemudi dan merchant di Indonesia. Perusahaan ini akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan mitra bisnis.

Dalam waktu dekat, Grab Indonesia akan terus memantau perkembangan pasar dan meningkatkan kualitas layanan. Perusahaan ini juga akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Dengan demikian, Grab Indonesia dapat terus menjadi perusahaan yang terpercaya dan menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia. Perusahaan ini juga akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi kebutuhan pelanggan. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atasi Ketidaksinkronan Regulasi, Pemerintah Putuskan Nasib Kapasitas Produksi PT Aqua Farm Nusantara
​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan
​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua
kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:14 WIB

Atasi Ketidaksinkronan Regulasi, Pemerintah Putuskan Nasib Kapasitas Produksi PT Aqua Farm Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:07 WIB

​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:16 WIB

Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:50 WIB

​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Berita Terbaru