Gubernur Riau Tiba di KPK Usai Terjaring OTT, Diduga Terlibat Kasus Korupsi

Selasa, 4 November 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Riau, Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (4/11/2025). Foto: Ist.

Gubernur Riau, Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (4/11/2025). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Riau, Abdul Wahid, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (4/11/2025) pagi, setelah sebelumnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Riau pada Senin (3/11/2025). Kedatangannya di Jakarta menandai babak baru dalam kasus dugaan korupsi yang menjeratnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan, Abdul Wahid tiba di kantor KPK sekitar pukul 09.35 WIB. Ia tampak mengenakan kaus putih polos, celana panjang hitam, dan membawa sebuah tas jinjing berwarna biru. Ekspresi wajahnya datar, tanpa memberikan komentar apapun kepada awak media yang telah menunggunya sejak pagi.

Setibanya di lobi Gedung KPK, Abdul Wahid bersama dua orang lainnya langsung digiring oleh petugas KPK menuju lantai dua. Di sana, ia akan menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus yang menjeratnya.

Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT di Riau pada Senin (3/11/2025). Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK berhasil mengamankan 10 orang yang diduga terlibat dalam praktik korupsi. Mereka terdiri dari penyelenggara negara dan pihak-pihak terkait lainnya.

BACA JUGA:  Rupiah Menguat 142 Poin ke Rp17.755 per Dolar AS, Didukung Sentimen Destry Damayanti & Pelonggaran Suku Bunga Fed

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan OTT tersebut. “Benar, ada kegiatan tangkap tangan yang KPK lakukan di wilayah Provinsi Riau,” ujarnya kepada wartawan.

Budi Prasetyo menambahkan, “Sampai dengan saat ini ada sekitar sejumlah 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan tersebut.”

Selain mengamankan sejumlah orang, tim KPK juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai. Namun, nominal uang yang diamankan tersebut belum diungkapkan secara rinci oleh pihak KPK.

“Tentunya ada sejumlah uang juga ya, nanti kami akan update soal itu,” jelas Budi Prasetyo.

Penangkapan Gubernur Riau ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Hal ini menjadi tamparan keras bagi upaya pemerintah dalam memberantas korupsi di daerah.

BACA JUGA:  OTT KPK di BNPB: 14 Orang Ditangkap Termasuk Sestama Rustian, Uang Rp1,4 Miliar Disita

KPK diharapkan dapat mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, serta menyeret semua pihak yang terlibat ke meja hijau. Masyarakat juga berharap agar kasus ini menjadi pelajaran bagi para pejabat publik lainnya untuk tidak melakukan tindakan korupsi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK mengenai status hukum Abdul Wahid dan pihak-pihak lain yang diamankan dalam OTT tersebut. Perkembangan kasus ini akan terus kami pantau dan informasikan.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan bisa menjadi momentum untuk membersihkan pemerintahan dari praktik-praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB