Beberapa UMKM terkemuka memamerkan produk-produk berkualitas tinggi mereka, termasuk Roka Collection (Tangerang), yang dikenal dengan sofa dan kerajinan rotannya; Urban Factor (Depok), yang mengkhususkan diri dalam tas dan fesyen pria; Liyan Indonesia (Jakarta), yang menawarkan fesyen wanita dan produk batik; Kaula Snack Indonesia (Subang), yang menampilkan makanan ringan halal olahan; dan Ria Jewellery (Jakarta Timur), yang menyajikan perhiasan dan aksesori gaya hidup halal.
UMKM ini telah mendapatkan manfaat dari dukungan BRI melalui akses ke modal melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan pembiayaan komersial, serta integrasi dengan layanan perbankan digital seperti BRImo, QRIS, dan fasilitas transaksi lainnya. Sistem dukungan komprehensif ini memungkinkan UMKM halal untuk memperluas jangkauan pasar mereka dan meningkatkan daya saing mereka di skala global.
Keberhasilan Halal Indo 2025 dan kontribusi BRI diakui oleh Eko S.A. Cahyanto, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, yang menyatakan kebanggaannya atas pencapaian acara tersebut. Dia mencatat bahwa transaksi sebesar Rp77 miliar dan kehadiran lebih dari 25.000 pengunjung menunjukkan potensi besar industri halal di Indonesia.
“Saya sangat senang dan bangga dengan Halal Indo 2025, yang jauh lebih baik, lebih meriah, dan lebih sukses daripada Halal Indo 2024,” kata Eko pada upacara penutupan.
“Oleh karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Dyandra Promosindo atas kolaborasi mereka dengan Kementerian Perindustrian, para sponsor, peserta, pengunjung, dan semua pihak yang telah menyukseskan Halal Indo 2025.”
Peran aktif BRI dalam Halal Indo 2025 menggarisbawahi komitmennya untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri halal di Indonesia, mendorong inklusi keuangan, dan memberdayakan UMKM untuk berkembang di pasar global. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






