Hotman Paris Tantang Presiden Prabowo, Buktikan Nadiem Makarim Tidak Bersalah dalam 10 Menit

Senin, 8 September 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi (Foto:Ist)

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook pada program digitalisasi pendidikan yang menyeret nama Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), terus menjadi sorotan publik.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi angkat bicara mengenai kasus ini, menegaskan bahwa pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.

Hasan Nasbi menekankan bahwa pemerintah tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. “Kita serahkan kepada proses hukum saja,” ujar Hasan. “Pemerintah tidak intervensi proses hukum,” tambahnya.

Sebelumnya, Nadiem Makarim resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Penetapan tersangka diumumkan oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Nurcahyo Jungkung Madyo, pada Kamis (4/9/2025).

BACA JUGA:  Komisi Kejaksaan dan Kejagung Bangun Sinergitas Berkomitmen Hadirkan Wajah Penegakan Hukum Profesional, Berintegritas dan Humanis

Menurut Kejaksaan, dugaan tindak pidana korupsi ini menimbulkan kerugian negara sekitar Rp 1,98 triliun. Kuasa hukum Nadiem Makarim, Hotman Paris Hutapea, menilai penetapan tersangka ini janggal dan berencana membuktikan kliennya tidak bersalah di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Hotman Paris menyatakan bahwa hasil penyelidikan justru membuktikan bahwa Nadiem tidak menerima uang suap dan tidak melakukan mark-up harga laptop. “Nadiem Makarim tidak menerima uang 1 sen pun, tidak ada mark-up, dan tidak ada yang diperkaya. Saya hanya butuh 10 menit untuk membuktikan itu di depan Presiden Prabowo,” kata Hotman Paris.

Hotman Paris bahkan meminta agar perkara ini digelar terbuka di Istana agar publik bisa melihat langsung fakta sebenarnya. Namun, hingga saat ini, pemerintah tetap menyerahkan kasus ini kepada proses hukum yang berlaku.

BACA JUGA:  Hadir Sidang Kasus Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Saya Cek Nalar Hukumnya Bersih atau Ada 'Karat Politik'

Dengan demikian, kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook ini akan terus berlanjut sesuai dengan proses hukum yang berlaku di Indonesia. Masyarakat akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menanti hasilnya.

Kasus ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menangani kasus korupsi dan tidak akan membiarkan kasus-kasus seperti ini berlalu begitu saja. Dengan proses hukum yang transparan dan adil, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terkait.D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Pasar Rakyat dan Berobat Gratis Agrinas Palma Nusantara Diserbu Warga Labura

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:48 WIB