Indonesia Diguncang Ribuan Gempa Bumi Sepanjang Agustus 2025

Kondisi Gereja Elim yang Roboh di Desa Masani Kabupaten Poso Akibat Gempa di Poso 17 Agustus 2025. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa wilayah Indonesia mengalami 4.071 kali gempa bumi selama bulan Agustus 2025. Data ini menunjukkan tingginya aktivitas seismik di negara kepulauan ini, yang memang dikenal berada di jalur ‘Ring of Fire’. Dari ribuan gempa tersebut, tiga di antaranya tercatat menimbulkan kerusakan signifikan pada bangunan dan infrastruktur.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyampaikan bahwa rincian data tersebut menunjukkan dominasi gempa berkekuatan kecil. “Gempa dengan magnitudo kurang dari 5,0 terjadi sebanyak 4.050 kali, sementara gempa dengan magnitudo lebih dari 5,0 tercatat sebanyak 21 kali,” ungkap Daryono dalam keterangan resminya pada Sabtu (6/9/2025). Angka ini menegaskan bahwa mayoritas gempa yang terjadi tidak memiliki potensi merusak, namun tetap menjadi indikator aktivitas tektonik yang terus-menerus.

Daryono menambahkan, dari total kejadian gempa, sebanyak 90 gempa berhasil dirasakan oleh masyarakat, yang berarti getarannya cukup kuat untuk menimbulkan kepanikan ringan namun tidak menyebabkan kerusakan. Kondisi ini seringkali terjadi akibat gempa dengan kedalaman dangkal atau jarak yang relatif dekat dengan pemukiman warga.

Bacaan Lainnya

Fakta yang paling menjadi sorotan adalah adanya tiga gempa merusak yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan. Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan kerentanan Indonesia terhadap bencana alam. BMKG terus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memahami langkah-langkah mitigasi yang tepat guna meminimalisir risiko kerugian.

Gempa merusak pertama terjadi di Sarmi, Papua, pada 12 Agustus 2025. Gempa berkekuatan magnitudo 6,3 ini cukup mengguncang wilayah tersebut dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Meskipun demikian, laporan awal tidak menyebutkan adanya korban jiwa, berkat respons cepat dari tim penanggulangan bencana dan kesadaran masyarakat.

Selang lima hari kemudian, tepatnya pada 17 Agustus 2025, gempa susulan melanda Poso, Sulawesi Tengah. Gempa dengan magnitudo 5,8 ini menambah daftar kerusakan di wilayah yang rawan bencana. Waktu terjadinya gempa di malam hari sempat memicu kepanikan, namun masyarakat berhasil melakukan evakuasi diri ke tempat yang lebih aman.

Pos terkait