Jabatan Kaster TNI Dihidupkan Kembali Lewat Mutasi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Foto: Ist.

Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Agus Subiyanto selaku Panglima Tentara Nasional Indonesia melakukan penataan organisasi melalui mutasi sejumlah perwira tinggi. Dalam kebijakan terbaru tersebut, jabatan Kepala Staf Teritorial atau Kaster TNI kembali diaktifkan setelah sebelumnya sempat dihapus pada era reformasi.

Jabatan Kaster TNI Kembali Diperkuat Dalam Struktur

Penunjukan tersebut menempatkan Bambang Trisnohadi sebagai Kepala Staf Teritorial TNI. Perwira tinggi berpangkat Letnan Jenderal itu sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.

Keputusan penunjukan Bambang Trisnohadi tertuang dalam surat mutasi jabatan yang dikeluarkan Panglima TNI pada Maret 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari penyesuaian struktur organisasi serta rotasi jabatan di lingkungan TNI.

Dengan penunjukan tersebut, jabatan Pangkogabwilhan III yang sebelumnya dipegang Bambang Trisnohadi kini dipercayakan kepada Lucky Avianto. Sebelumnya, Lucky Avianto menjabat sebagai Panglima Kodam XXIV/Mandala Trikora.

BACA JUGA:  Sinyal Darurat Garuda, Panglima TNI Hubungi Prajurit Lebanon

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan fungsi teritorial TNI. Posisi Kaster TNI memiliki peran penting dalam mengoordinasikan kegiatan teritorial yang berkaitan dengan pembinaan wilayah dan hubungan dengan masyarakat.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pangdam-jaya-naik-bintang-tiga-lewat-validasi-tni/

Dalam sejarahnya, jabatan Kaster TNI pernah dihapus pada masa pemerintahan Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau yang dikenal sebagai Gus Dur. Penghapusan tersebut dilakukan pada tahun 2001 sebagai bagian dari reformasi institusi militer.

Sebelum dihapus, jabatan ini awalnya dikenal dengan nama Kepala Sosial Politik (Kasospol) TNI. Dalam perkembangannya, posisi tersebut berubah nama menjadi Kepala Staf Teritorial TNI yang bertanggung jawab atas berbagai kegiatan teritorial dan pembinaan masyarakat.

Sejumlah tokoh militer pernah menduduki jabatan tersebut sebelum akhirnya dihapuskan. Di antaranya adalah Agus Widjojo hingga Susilo Bambang Yudhoyono yang kemudian dikenal luas sebagai Presiden RI keenam.

BACA JUGA:  Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Menanggapi mutasi tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Aulia Dwi Nasrullah menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang lazim di tubuh TNI.

Menurutnya, mutasi dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier prajurit serta penyesuaian kebutuhan organisasi. Rotasi juga menjadi mekanisme penting untuk menjaga dinamika dan efektivitas kinerja institusi militer.

Aulia menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan agar struktur organisasi TNI tetap adaptif terhadap berbagai tantangan tugas yang terus berkembang.

Ia menambahkan bahwa setiap keputusan mutasi maupun penataan organisasi dilakukan melalui pertimbangan matang demi mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Jabatan Kaster TNI Dihidupkan Kembali Lewat Mutasi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB