Jabatan Sekda Kosong, Pemprov Sumut Tunggu Rekomendasi Kemendagri

- Penulis

Selasa, 3 Desember 2024 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Penjabat Gubernur Sumut Agus Fatoni (kiri) bersama sejumlah pegawai melepas 
Arief S Trinugroho (kanan) yang telah memasuki masa purna tugas, di halaman kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Senin (1/12). Foto: Pemprov Sumut

Penjabat Gubernur Sumut Agus Fatoni (kiri) bersama sejumlah pegawai melepas Arief S Trinugroho (kanan) yang telah memasuki masa purna tugas, di halaman kantor gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Senin (1/12). Foto: Pemprov Sumut

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) saat ini masih menunggu masih menunggu rekomendasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengisi jabatan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) yang kosong sejak 2 Desember 2024.

Kepala Badan Kepegawaian Darah Sumut Aprilla Haslantini Siregar di Medan, Selasa (3/12), mengatakan, jabatan Sekdaprov Sumut saat ini kosong setelah Arief S Trinugroho yang sebelumnya mengemban jabatan itu telah memasuki masa purna tugas.

“Untuk mengisi jabatan yang kosong tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara masih menunggu rekomendasi dari Kemendagri,” paparnya.

Sebelum menerima rekomendasi Pj.Sekdaprov dari Kemendagri, Pj.Gubernur Sumut Agus Fatoni menunjuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumut Effendy Pohan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda.

“Pelaksana harian Sekda mulai bertugas pada 2 Desember 2024 dan akan mengemban tugas selama masa tugas 15 hari,” ujar Aprilla.

BACA JUGA:  Hukuman Bambang Pardede Diperberat jadi 7,6 Tahun Penjara

Untuk pengisi jabatan Sekda definitif, Pemprov Sumut akan menggelar seleksi terbuka setelah terlebih dahulu membentuk tim panitia seleksi.

Namun, pihaknya belum dapat menyampaikan keterangan lebih mengenai jadwal seleksi calon Sekda Provinsi Sumut.

“Untuk definitif, masih pembentukan tim panitia seleksi. Kalau yang definitif harus seleksi terbuka. Nanti akan diumumkan,” ucap dia.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni saat menghadiri acara pelepasan purna tugas Sekdaprov Sumut di Medan, Senin (2/12), mengemukakan bahwa Arief Trinugroho adalah sosok yang humble, tegas, dan berani mengambil risiko.

Terlahir di provinsi yang sama, Provinsi Lampung, Fatoni merasa sudah merasa dekat dengan Arief.

“Selama bertugas, sudah enam bulan bersama, perkenalan kami cukup baik. Beliau humble, murah senyum, dan ciri khas dengan kumis yang menawan. Namun beliau juga tegas dan berani mengambil risiko,” kata Fatoni.

BACA JUGA:  Dinas PU Medan Respon Keluhan Warga Soal Banjir

Selama ini, menurutnya, Arief mampu menjalankan dan mengendalikan birokrasi dengan baik.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara, lanjutnya, Arief dikenal sebagai orang yang bertanggung jawab, disiplin dan loyal.

“Bayangkan, beliau bisa menjadi Sekda di tiga gubernur. Dan beliau bisa menyelesaikan sampai akhir. Ini juga tidak mudah. Sering kali terjadi konflik, beda pendapat antara bawahan dan pimpinan. Dalam sesulit apapun beliau bertahan dan menunjukkan loyalitasnya,” ujar Fatoni. D|Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:49 WIB

Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:47 WIB

Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:18 WIB

Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Berita Terbaru