Kemaein kita sudah mohonkan kepada kasi kebersihan Batang kuis untuk mengangkut samaph tersebut, sayangnya harapan tak sesuai target, armada yang dihadirkan hanya sebuah Betor, tak sepadan dengan sampah yang ada, itu pun hanya sekali angkut saja. Geram anggi.
Anggi juga menuturkan kesulitan yang dihadapi dalam mengatasi masalah ini.
“Kami sudah mencoba menyambangi Camat Batang Kuis dan Kasi kebersihan, namun belum ada respons yang memadai. Bahkan, upaya untuk menghubungi Camat melalui seluler juga mengalami kendala karena HP camat tak aktif,” ungkapnya dengan kesal.
Sementara itu, Kepala Desa Sena, Yuli, mengungkapkan bahwa sebelumnya telah diadakan gotong royong warga untuk membersihkan sampah. Namun, tingkat kesadaran masyarakatnya masih sangat minim.
R. Anggi berharap agar sebelum pelaksanaan pemungutan suara, sampah liar di dusun X Desa Sena dapat diangkut dan dibersihkan. “Kami berharap proses pemilu dapat sukses terlaksana, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo,” pungkasnya.D|Red