Joharis Lubis Dukung Walikota Medan Evaluasi Kadis tidak Mampu Beri Pelayanan Terbaik

- Penulis

Kamis, 25 Maret 2021 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan- Mediadelegasi: Berkaitan 100 hari kerja Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, banyak menuai pro dan kontra di tengah masyarakat Kota Medan.

Namun begitu, sejumlah kalangan terus memberikan dukungannya terhadap menantu Presiden Joko Widodo tersebut.

Salah satunya Pemerhati Publik Joharis Lubis. Melalui siaran persnya yang diterima, Kamis (25/3/2021), dia mendukung penuh upaya yang dilakukan Wali Kota Medan.

Apalagi pengurus HIMMA ini mengingatkan bahwa pembangunan serta penataan kota Medan harus dilakukan secara professional.

Joharis menambahkan bahwa pembangunan Kota Medan yang selama ini terjadi bersifat tambal sulam jelas ini tidak akan membawa hasil apa-apa.

Menciptakan Kota Medan yang bebas banjir dan bestari, akan tetapi setiap sendi pembangunan dan penataan kota harus didampingi orang yang ahli sipil dan teknis sesuai dengan amanat undang undang Pepres yakni menggunakan perencanaan tata ruang wilayah yang tepat sasaran agar apa yang menjadi tujuan pemerintah Kota Medan dapat tercapai.

BACA JUGA:  Penahanan Kadis Pariwisata Sumut Tak Ada Unsur Politik

“Bahkan saya juga berharap jika ada penguasa ataupun pengusaha yang mencoba mengangkangi aturan Masterplane yang telah diatur dalam undang-undang, saya minta oknum yang seperti itu segera ditangkap karena berpotensi merugikan masyarakat kota Medan itu sendiri,” katanya.

Dia juga berharap Bobby Nasution mengevaluasi sejumlah kepala dinas yang dipandang tidak mampu memberi pelayanan baik kepada masyarakat Kota Medan yang belakangan ini santer menjadi sorotan para aktivis dan masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

“Saya kira evaluasi yang kami harapkan, bukan tak memiliki alasan. Hingga saat ini kepala dinas yang ada kami anggap tidak Mampu meningkatkan PAD dan  cenderung merugikan Pendapatan Kota Medan serta tidak mampu memberikan pelayanan optimal,” sebutnya.

BACA JUGA:  Bahas Penyelamatan Ekosistem Hutan Danau Toba

Senada juga diutarakan aktivis angkatan 1998 Bung Acil Lubis. Hanya dia menambahkan sebagai aktivis Sumatera Utara memliki keyakianan bahwa Wali Kota Medan saat ini pasti bekerja secara profesional dalam menjalankan tugasnya. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Roby Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43 WIB

Roby Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:53 WIB

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:24 WIB

Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Berita Terbaru

Kota Medan

Roby Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Minggu, 14 Jun 2026 - 17:43 WIB