Kaesang: Kunci Kesuksesan dalam Pendidikan Adalah Kesejahteraan Guru

Selasa, 14 November 2023 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaesang bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut

Kaesang bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut

Medan-Mediadelegasi: Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengatakan kesejahteraan guru harus berimbang dengan pemenuhan gizi anak sekolah di Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kalau bicara pendidikan, dari saya pribadi kesejahteraan guru harus berseimbang dengan pemenuhan gizi dari anak-anak didik yang ada di Indonesia,” kata Kaesang dalam silaturahmi dengan tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat Sumut di Medan, Sumatera Utara, Senin.

Di hadapan para tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut, dan tokoh masyarakat medan, dari pengurus organisasi kepemudaan, seperti gamki, pemuda Katolik organisa dari islam , para tokoh masyarakat medan, di antaranya Ir, Mandalasah turnip SH yg juga wakil ketua umum KMDT, bidang hukum, Julius anggiat sh mh, Daffasya Sinik caleg DPR RI, dan ketua GM KMDT Alexius Turnip,SH juga turut dihadiri istri kaesang,

putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut antusias membicarakan soal pendidikan di Tanah Air.

BACA JUGA:  Oknum ASN Dinkes Sumut Pemberi Suap Vaksinasi Berbayar Dituntut 1,5 Tahun Bui

Dalam kunjungan safari politik yang dilakukannya di sejumlah daerah di Tanah Air, Kaesang menemukan beberapa persoalan dunia pendidikan.

Seperti saat mengunjungi Tasikmalaya, Jawa Barat sebulan yang lalu, dirinya bertemu dengan seorang guru honorer yang digaji Rp150 ribu per bulan. Gaji tersebut dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

“Menurut saya kunci kesuksesan dalam pendidikan adalah kesejahteraan guru,” ujarnya.

Menurut dia, bagaimana guru dapat mengajar anak muridnya hingga memiliki masa depan yang bagus tetapi kesejahteraan gurunya tidak terpenuhi,

Selain itu, Kaesang menyebut, dirinya juga melihat tidak meratanya kualitas pendidikan maupun kesejahteraan guru di setiap daerah.

Seperti tingkat kesejahteraan guru di Kota Medan dengan Nias dan Tapanuli Selatan atau Samosis tidaklah sama.

“Nah ini yang saya inginkan adalah menyamaratakan seluruh pendidikan yang ada di Indonesia dengan mensejahterakan guru yang ada di Indonesia,” katanya.

Pemilik usaha Sang Pisang itu juga menyoroti minatnya lulus pendidikan sekarang menjadi seorang guru. Salah satunya karena kurangnya kesejahteraan guru. Hal ini dikarenakan adanya label bahwa “Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa”.

BACA JUGA:  25 Tahun Reformasi, PENA 98 Sumut Gelar Diskusi Interaktif

“Label ini yang mau saya hapus duluan. Melabelkan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, itu harus dihapus. Karena guru perlu tanda jas supaya mereka sejahtera juga, masak yang sejahtera cuma muridnya, gurunya melarat,” katanya.

Tidak hanya itu, kata Kaesang, dalam kunjungan di Kupang awal bulan lalu, dirinya menemukan anak yang secara gizi tidak bisa terpenuhi. Kondisi dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, termasuk kualitas pemikirannya.

“Bagaimana mau belajar, gizi saja tidak bisa terpenuhi secara kapasitas otak mungkin tidak bisa berkembang sebaik anak-anak yang ada di Medan dan Jakarta,” katanya.

Maka dari itu, lanjut Kaesang, diperlukan keseimbangan antara kesejahteraan guru dan pemenuhan gizi yang ada di tingkat SD, SMP dan SMA.

Ia pun setuju dengan program yang diusung oleh pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terkait makan dan susu gratis bagi anak sekolah.

Satu tanggapan untuk “Kaesang: Kunci Kesuksesan dalam Pendidikan Adalah Kesejahteraan Guru”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru