Kapolri: Polri Koordinasi dengan FBI untuk Usut Teror Bom di Pesawat Saudi Airlines

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri Koordinasi dengan FBI untuk Usut Teror Bom di Pesawat Saudi Airlines. (Foto : Ist.)

Polri Koordinasi dengan FBI untuk Usut Teror Bom di Pesawat Saudi Airlines. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengusut teror bom di pesawat Saudi Airlines SV5276 rute Jeddah-Jakarta. Teror tersebut diterima pilot melalui email berisi ancaman bom.

Listyo menambahkan bahwa nama pengirim email yang melakukan teror kepada pilot tidak sesuai dengan identitas pemilik sebenarnya. Maka dari itu, pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Polri bekerja sama dengan FBI untuk meneliti email yang dikirim oleh pelaku teror. Alamat email tersebut tidak sesuai dengan pemilik email, sehingga perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Listyo menyampaikan bahwa asal email tersebut berada di Arab Saudi. Maka dari itu, kerjasama dengan FBI diperlukan untuk memastikan apakah teror tersebut masuk ke wilayah hukum Arab Saudi atau Indonesia.

BACA JUGA:  "Komjak RI Bantah Isu Ketidakharmonisan Hubungan Kejaksaan dan Kepolisian"

Usai pilot menerima teror tersebut, pesawat Saudi Airlines SV5276 dialihkan pendaratan ke Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa (17/6/2025) pukul 11.19 WIB.

Pesawat berisi 442 orang penumpang dan 18 awak pesawat pun langsung dievakuasi dengan aman ke lokasi isolasi sementara di Gedung G1 bandara.

Polri dan pihak terkait lainnya melakukan pengamanan ketat di bandara untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Listyo menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan penyelidikan dan pengamanan untuk memastikan bahwa teror tersebut tidak menimbulkan dampak lebih lanjut. Polri juga akan terus berkoordinasi dengan FBI dan pihak terkait lainnya untuk mengungkap kasus ini. D|Red.

BACA JUGA:  Danantara Prioritaskan Pasar Domestik, Sisihkan 20% Modal untuk Ekspansi Global

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru