Jakarta-Mediadelegasi : Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengusut teror bom di pesawat Saudi Airlines SV5276 rute Jeddah-Jakarta. Teror tersebut diterima pilot melalui email berisi ancaman bom.
Listyo menambahkan bahwa nama pengirim email yang melakukan teror kepada pilot tidak sesuai dengan identitas pemilik sebenarnya. Maka dari itu, pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Polri bekerja sama dengan FBI untuk meneliti email yang dikirim oleh pelaku teror. Alamat email tersebut tidak sesuai dengan pemilik email, sehingga perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Listyo menyampaikan bahwa asal email tersebut berada di Arab Saudi. Maka dari itu, kerjasama dengan FBI diperlukan untuk memastikan apakah teror tersebut masuk ke wilayah hukum Arab Saudi atau Indonesia.
Usai pilot menerima teror tersebut, pesawat Saudi Airlines SV5276 dialihkan pendaratan ke Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa (17/6/2025) pukul 11.19 WIB.
Pesawat berisi 442 orang penumpang dan 18 awak pesawat pun langsung dievakuasi dengan aman ke lokasi isolasi sementara di Gedung G1 bandara.
Polri dan pihak terkait lainnya melakukan pengamanan ketat di bandara untuk memastikan keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Listyo menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan penyelidikan dan pengamanan untuk memastikan bahwa teror tersebut tidak menimbulkan dampak lebih lanjut. Polri juga akan terus berkoordinasi dengan FBI dan pihak terkait lainnya untuk mengungkap kasus ini. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS












