Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak Rekan Sesama Polisi, Motif Masih Diselidiki

Jumat, 22 November 2024 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi – Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar, menembak mati Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Riyanto Anshari, usai menangkap tersangka dalam kasus tambang ilegal galian C. Peristiwa tragis ini terjadi di lingkungan Polres Solok Selatan.

Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Suharyono, mengungkapkan insiden tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Jumat (22/11/2024). “Kejadian ini sangat mengejutkan, tidak disangka sebelumnya, terlebih dilakukan oleh seorang perwira polisi terhadap rekan sesama penegak hukum. Tindakan ini sangat tidak terpuji dan mencoreng institusi,” ujar Suharyono.

 

Setelah melakukan penembakan, AKP Dadang langsung menyerahkan diri ke Polsek terdekat. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi tersebut.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Bukan Ayah Anak Lisa Mariana, Terus Anak Siapa?

“Pelaku sudah menyerahkan diri dalam waktu singkat. Penyelidikan intensif sedang dilakukan untuk mengungkap alasan di balik tindakannya,” jelas Kapolda.

Lebih lanjut, Suharyono menegaskan bahwa pelaku akan dikenai sanksi berat, baik secara pidana maupun etik. “Kami memastikan tindakan tegas, termasuk proses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dalam waktu dekat. Laporan terkait insiden ini juga telah disampaikan kepada pimpinan Polri pusat,” tambahnya.

 

Kasus ini pertama kali terungkap setelah penembakan yang terjadi di area parkir Polres Solok Selatan pada Jumat dini hari. Tembakan tersebut mengenai kepala AKP Ulil Riyanto, yang seketika dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban saat ini berada di RS Bhayangkara Padang. Ratusan personel Polda Sumbar turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

BACA JUGA:  Tangis Nikita Mirzani Pecah di Sidang, Tegaskan Dirinya Tak Pantas Ditahan

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan bahwa pihaknya akan mengunjungi Polda Sumatera Barat dan Polres Solok Selatan untuk mengusut kasus ini lebih lanjut.

“Kasus ini sangat memprihatinkan. Pelaku harus dihukum berat, dan motif di balik perbuatannya, termasuk kemungkinan terkait tambang ilegal, harus diungkap secara tuntas,” tegas Habiburokhman.

Ia juga menambahkan keyakinannya bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memberikan penindakan tegas terhadap pelaku. “Kami percaya Kapolri akan menegakkan hukum dengan adil, baik secara pidana maupun dalam konteks etik dan disiplin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru