“KPK Panggil Ketua DPRD Kalsel, Terungkap Jadi Saksi Kasus Suap!”

Selasa, 19 November 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki dugaan kasus penyuapan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Negara Bagian Kalimantan Selatan (Pemprov).

Juru bicara KPK Tessa Mahaldika mengatakan penyidik telah mengeluarkan surat panggilan pengadilan kepada ketua DPRD Spian Provinsi Kalimantan Selatan pada Selasa (19/11/2024) sehubungan dengan kasus tersebut.

“Pemeriksaan dilakukan oleh KPK gedung Merah Putih atas nama S,” kata Tessa Selasa dalam keterangan di Jakarta dikutip Antara.

Namun, dia tidak merinci lebih lanjut materi apa yang akan dikonfirmasi oleh pemeriksaan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut terungkap dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar

KPK pada Minggu (6/10). Ada 6 orang yang menjaring OTT saat itu.
KPK kemudian menetapkan 7 tersangka dalam kasus tersebut.

BACA JUGA:  Ratusan Pelajar Terjaring dalam Demo di Gedung DPR, Polisi Amankan 351 Orang

Mereka adalah mantan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan Ahmad Solhan, Petugas Hak Cipta dan Pembuat

Komitmen (PPK) Kantor PUPR Kalimantan Selatan Yulianti Erlynah.
Kemudian bendahara Rumah Tahfidz Darussalam Ahmad, dan penjabat kepala rumah tangga

Gubernur Kalimantan Selatan Agustya Febry Andrean.
Dan 2 tersangka dari swasta yaitu Sugeng Wahyudi dan Andi Susanto.

Namun, posisi tersangka, Sabirin, meninggal dunia setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan pada Selasa (12/11).
KPK memanggil Sahbirin sebagai saksi kemarin Senin (18/11). Tapi para mangkir terlibat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyatakan kooperatif mendukung proses hukum KPK terkait dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. Foto: Ist.

Nasional

Nusron Wahid Tegaskan Kooperatif Usai OTT KPK

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:03 WIB

KPK menggeledah kantor PT Summarecon Agung Tbk di Jakarta Timur terkait penyidikan dugaan suap dan gratifikasi pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. Foto: Ist.

Nasional

KPK Geledah Summarecon Terkait Kasus HGB Bogor

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:36 WIB

Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menyampaikan keyakinannya terkait dugaan masukan keliru kepada Presiden Prabowo Subianto dalam perkara yang menjerat dirinya. Foto: Ist.

Nasional

Febrie Adriansyah Ungkap Dugaan Masukan Keliru ke Prabowo

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:30 WIB

Sumatera Utara

Polda Sumut Diminta Bongkar Penadah Emas Ilegal di Madina

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:26 WIB