KTT Dewan Perdamaian Gaza: Prabowo Masih Pertimbangkan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara 2 Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Vahd Nabyl A. Mulachela menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menerima undangan resmi untuk menghadiri sebuah agenda KTT Dewan Perdamaian Gaza. Foto: Ist.

Juru Bicara 2 Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Vahd Nabyl A. Mulachela menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menerima undangan resmi untuk menghadiri sebuah agenda KTT Dewan Perdamaian Gaza. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Indonesia telah menerima undangan resmi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Perdamaian Gaza. Namun, hingga saat ini, Presiden RI Prabowo Subianto belum mengambil keputusan terkait kehadirannya. Ketidakpastian ini menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen Indonesia dalam upaya perdamaian di wilayah konflik tersebut.

Undangan KTT Dewan Perdamaian Gaza

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI), Vahd Nabyl A. Mulachela, membenarkan bahwa undangan tersebut telah diterima, seperti yang sebelumnya disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara. Meski demikian, keputusan akhir masih dalam tahap pertimbangan yang matang.

“Undangannya sudah diterima, tetapi bapak presiden masih belum memutuskan. Saat ini masih dipertimbangkan,” ujar Nabyl pada Selasa (10/2/2026) di Jakarta.

BACA JUGA:  Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Bahas Kesiapan Ekonomi dan Pangan Nasional

Terkait kemungkinan perwakilan lain yang akan hadir jika Presiden Prabowo berhalangan, Kemlu RI menegaskan belum menerima informasi resmi. Hal ini semakin menambah ketidakjelasan mengenai representasi Indonesia dalam KTT tersebut.

“Kami sendiri belum menerima informasi secara resmi mengenai hal tersebut. Jadi belum ada informasi resminya,” katanya.
Meskipun keputusan kehadiran presiden belum ditetapkan, pemerintah dikabarkan telah mulai melakukan proses persiapan awal. Namun, berbagai aspek teknis, termasuk waktu pelaksanaan dan jumlah delegasi, masih belum bersifat definitif.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pembukaan-medan-hospital-expo-2026-bobby-nasution-soroti-persaingan-medis-global/

“Untuk proses persiapan, memang Indonesia sudah melakukan persiapan. Tetapi mengenai timeline maupun jumlah delegasi, itu belum definitif,” jelasnya.
Nabyl menambahkan bahwa proses persiapan ini memerlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta komunikasi intensif dengan pihak-pihak di luar negeri. Kementerian Luar Negeri bersama kementerian dan lembaga terkait terus melakukan koordinasi guna menindaklanjuti instruksi Presiden.

BACA JUGA:  Dadan Hindayana dan Dua Mantan Wakil Kepala BGN Dijemput Kejagung Dini Hari, Sedang Diperiksa

“Ini bukan hanya koordinasi internal, tetapi juga dengan mitra di luar negeri. Kemlu dan seluruh kementerian serta lembaga terkait mengawal proses ini secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah berjanji akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada publik setelah ada keputusan resmi terkait kehadiran Presiden dalam agenda KTT Dewan Perdamaian Gaza. Masyarakat menantikan keputusan ini dengan harapan Indonesia dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya menciptakan perdamaian di Gaza. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “KTT Dewan Perdamaian Gaza: Prabowo Masih Pertimbangkan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basarnas: Korban Tewas Gempa M 7,7 NTT Capai 70 Orang, 132 Luka-Luka
BEM UI Dihadang Polisi di Jalan Sudirman, Massa Sampaikan Orasi dari Mobil Komando
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.095 Triliun per Kuartal II-2026, Struktur Dinilai Tetap Sehat
Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat
DPR Resmi Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman RI Gantikan Hery Susanto
Yaqut Cholil Qoumas Hadapi Sidang Perlawanan Meski Kurang Sehat, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar
Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Bawa Flare & Bahan Bom Molotov Jelang Demo BEM UI di Bundaran HI
Kemnaker: Semangat HUT ke-81 RI Dorong Penguatan SDM dan Perluasan Kesempatan Kerja
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Basarnas: Korban Tewas Gempa M 7,7 NTT Capai 70 Orang, 132 Luka-Luka

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:42 WIB

BEM UI Dihadang Polisi di Jalan Sudirman, Massa Sampaikan Orasi dari Mobil Komando

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.095 Triliun per Kuartal II-2026, Struktur Dinilai Tetap Sehat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Puluhan Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Merembet Karena Parkir Terlalu Rapat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Yaqut Cholil Qoumas Hadapi Sidang Perlawanan Meski Kurang Sehat, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB