Menangkal Transisi Moral di Era Global

- Penulis

Jumat, 28 Juli 2023 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis | Dr Ficki Padli Pardede MA | Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah Tebing Tinggi. Foto: dok-pardede

Penulis | Dr Ficki Padli Pardede MA | Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah Tebing Tinggi. Foto: dok-pardede

Di sektor budaya, kencangnya pertukaran informasi juga mengalami pertukaran budaya. Budaya Ketimuran yang diagungkan Indonesia menjadi begitu rentan terdegradasi oleh budaya asing.

Kondisi ini sebagai dampak ruang sosial yang semakin terbuka oleh kemudahan teknologi. Hubungan antar orang tanpa membedakan jarak negara begitu mudah.

Kini seseorang dapat bertukar kabar dengan mudah. Fasilitas-fasilitas yang ada juga memberikan ruang terbuka untuk menambah jaringan atau memperluas pergaulan di seluruh negara.

BACA JUGA: STIT Al-Hikmah Pacu Dosen Tempuh Gelar Doktor

Nilai Sosial Memudar

Globalisasi itu sendiri berdampak negative dan positif. Terpulang kepada tiap-tiap kita mencermatinya.

Sejumlah referensi merumuskan globalisasi berdampak positif ditandai dengan masyarakat yang semakin maju dengan perkembangan teknologi yang kian meluas hingga menjangkau seluruh dunia.

BACA JUGA:  Mengenali Infrastruktur Perangkat Menentukan Aplikasi Tepat

Dampak positif berikutnya, semangat kerja meningkat ditandai dengan perjuangan masyarakat dapat sejajar dengan negara lain, menghadapi persaingan yang semakin cepat.

Pasar semakin luas, sebagai dampak positif globalisasi. Tersedianya kemudahan penjualan hasil produksi berdaya saing tinggi dari dalam negeri untuk dijual ke luar negeri.

Penulis membatasi pembahasan pada pengaruh globalisasi di sektor budaya terhadap transisi moral yang memerlukan penguatan ajaran agama.

Budaya dan moral ibarat dua sisi uang koin yang saling bersinergi, tidak bisa terpisahkan satu sama lain. Atau lebih mendekatkan pemahaman dengan analogi tumbuhan (moral) dengan sebongkah tanah (budaya) dalam polibet atau pot.

Kamus Besar Bahasa Indonesia, mengartikan budaya; pikiran; akal budi: hasil, adat istiadat: menyelidiki bahasa dan sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang (beradab, maju); sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sudah sukar diubah.

BACA JUGA:  Berburu Jabatan, Wacana Struktur Warek Empat UINSU Medan

Satu tanggapan untuk “Menangkal Transisi Moral di Era Global”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat
Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS
Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.
Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi
Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers
Menunggu Komitmen Tegas Pemerintah Jalankan Moratorium Eksploitasi Hutan Danau Toba
Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi
Menjaga Agar Kemarahan Rakyat tak Meledak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat

Senin, 24 November 2025 - 22:31 WIB

Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:18 WIB

Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:39 WIB

Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:37 WIB

Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers

Berita Terbaru