Menangkal Transisi Moral di Era Global

- Penulis

Jumat, 28 Juli 2023 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis | Dr Ficki Padli Pardede MA | Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah Tebing Tinggi. Foto: dok-pardede

Penulis | Dr Ficki Padli Pardede MA | Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah Tebing Tinggi. Foto: dok-pardede

Memastikan anak-anak memiliki kesibukan dalam mengisi pendidikan, penempahan skil dan ibadah, penambahan wawasan serta pemberian pemahaman etika dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Membatasi anak-anak terlibat dalam aplikasi sosial media, game dan video-video yang membatasi umur.

Mengatur waktu berinteraksi dalam rumah secara langsung, tidak setiap hirupan napasnya, mata terpelotot ke layar ponsel. Kontrol orangtua terhadap ponsel sangat diperlukan, sehingga anak-anak tetap mematuhi keterbatasan konten dewasa.

Miris, ketika seorang emak justru menyuguhkan ponsel kepada bocah agar terpaku oleh game di ponsel, dan saat itu emak atau ayah sang bocah juga membisu tenang dengan ponselnya. Jangan membiasakan, mendiamkan anak-anak dengan suguhan ponsel.

Demikian dengan peranan guru di sekolah. Penting untuk terus memahamkan anak didiknya dengan dampak negative penggunaan ponsel secara berlebihan.

BACA JUGA:  Peleng Sicina Mbara dan Media Konstruktif di Pendopo Pakpak Bharat

Memastikan, penggunaan ponsel sebagai sarana belajar di rumah, misalnya untuk kepentingan pertemuan secara dalam jaringan untuk waktu tertentu, dan tetap tidak memperkenankan membawa ponsel ke sekolah.

Teknologi ponsel cerdas yang kini menjadikan banyak kemudahan sebenarnya dapat diseimbangkan dengan aktivitas yang bermanfaat. Misalnya, untuk anak-anak di rumah dengan menjadwalkan kebiasaan tidur siang hari, les tambahan pada sore hari, mengaji, latihan beladiri, belajar menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah, tidur malam tepat waktu, dan berangkat ke sekolah.

Dengan demikian, waktu untuk penggunaan ponsel secara tidak sadar akan terbatasi. Transisi moral yang mengancam kehidupan generasi saat ini dan masa mendatang harus ditangkal, agar budaya ketimuran yang kita anut tidak memudar, kehidupan bersosial masyarakat yang menjadi bagian dari budaya kita, hingga pengamalan ajaran agama serta mempertahankan kearifan lokal jangan akhirnya tersingkirkan oleh arus global secara dahsyat. *

BACA JUGA:  Berburu Jabatan, Wacana Struktur Warek Empat UINSU Medan

Penulis | Dr Ficki Padli Pardede MA | Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hikmah Tebing Tinggi

Satu tanggapan untuk “Menangkal Transisi Moral di Era Global”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat
Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS
Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.
Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi
Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers
Menunggu Komitmen Tegas Pemerintah Jalankan Moratorium Eksploitasi Hutan Danau Toba
Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi
Menjaga Agar Kemarahan Rakyat tak Meledak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat

Senin, 24 November 2025 - 22:31 WIB

Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:18 WIB

Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:39 WIB

Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:37 WIB

Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers

Berita Terbaru