PBNU Sambut Gembira, Paus Fransiskus Datang ke Indonesia

Kamis, 18 April 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PBNU Sambut Gembira Rencana Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia

PBNU Sambut Gembira Rencana Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia

Jakarta-Mediadelegasi: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya merespons gembira soal kabar rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Paus Fransiskus dijadwalkan akan melawat ke Indonesia pada 3 September 2024.

“PBNU menyambut gembira dan bangga kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia,” Jelas Gus Yahya dalam acara jumpa pers di Gedung PBNU, Jakarta Pusat pada Kamis. Tak lupa, Gus Yahya juga mengucapkan selamat kepada seluruh umat Katolik di Indonesia atas kedatangan Paus Fransiskus tersebut.

“Selamat kepada seluruh umat Katolik di Indonesia atas kedatangan Paus Fransiskus,” tambahnya.

Sebelumnya, rencana kedatangan Paus Fransiskus ini sudah muncul sejak tahun 2018 seiring dengan munculnya kerjasama antara NU dan Vatikan. Namun tertunda seiring dengan munculnya pandemi COVID-19. Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru mengundang pemimpin tertinggi umat Katolik itu ke Indonesia secara resmi pada Juni 2022.

BACA JUGA:  Rayakan Hari Anak Sedunia 2024, 20 November! Temukan Twibbon, Ucapan, dan Sejarahnya

“Jadi inisiatif dari agama-agama baik yang melibatkan orang muslim, kalangan Kristen dan Yahudi dan sudah berlangsung sejak 2018 sampai sekarang. Di samping itu juga jaringan pimpinan Vatikan juga ikut aktif terlibat dalam inisiatif yang dilakukan oleh NU dimulai dengan konferensi R20 di tengah-tengah G20 pada tahun 2022 yang lalu yang kemudian atas kesepakatan bersama dari semua partisipan kita jadikan suatu gerakan perubahan,” lanjutnya.Gus Yahya juga mengatakan kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia bisa mempererat hubungan NU dengan Vatikan. Ia mengungkapkan hubungan NU dan Vatikan bukan hanya sekadar harmoni antar umat beragama di Indonesia, tetapi juga secara global.

“Saya kira kehadiran Paus ke Indonesia juga menjadi pererat hubungan dengan antara NU dengan Vatikan, bukan hanya demi harmoni kehidupan antar umat beragama di Indonesia saja tapi juga dalam kehidupan dan upaya-upaya bersama untuk kemanusiaan secara global,” tutupnya. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB