Pemprov Sumut Perketat Pengawasan Makanan Bergizi Anak Sekolah, Mitigasi Keracunan Jadi Prioritas

Senin, 10 November 2025 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPOM di Medan beri penjelasan tentang MBG di ruang Dekranasda kantor gubernur Sumut. 
Foto: Hendra

Kepala BPOM di Medan beri penjelasan tentang MBG di ruang Dekranasda kantor gubernur Sumut. Foto: Hendra

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat langkah mitigasi dan pengawasan terhadap potensi kasus keracunan yang diduga disebabkan oleh konsumsi Makanan Bergizi (MBG) bagi anak sekolah. Upaya ini dilakukan guna memastikan keamanan pangan serta peningkatan higienitas dalam pengolahan makanan di setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah tersebut disampaikan oleh sejumlah instansi terkait, dalam konferensi pers yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Senin (10/11/2025).

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Novita R Saragih, mengungkapkan bahwa dari data yang dihimpun, sekitar 30% laporan keracunan makanan di Sumut berasal dari beberapa SPPG. Dari jumlah tersebut, hanya empat kasus spesifik terjadi di lingkungan sekolah, antara lain di Lubuk Pakam dan Laguboti.

“Kami terus melakukan koordinasi lintas sektor. Hingga saat ini, sekitar 30% dari total laporan menunjukkan gejala ringan seperti mual dan pusing,” jelas Novita.

BACA JUGA:  Reses DPRD: Pemprov Sumut Janji Tindak Lanjuti Aspirasi

Dinkes Sumut telah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat dan Badan POM untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan penyebab keracunan. “Kami terus melakukan uji higienitas terhadap penyedia pangan sekolah maupun pasokan bahan makanan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan, Mojaza Sirait, menjelaskan bahwa hasil uji laboratorium menunjukkan adanya mikroba seperti Escherichia coli (E. coli) dan Salmonella yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan.

“Sebagian besar masalah disebabkan oleh kurangnya kebersihan dalam proses pengolahan makanan, baik dari tangan petugas, bahan baku yang tidak higienis, maupun proses masak yang belum sesuai standar,” ujar Mojaza.

Sebagai langkah pencegahan, BBPOM Medan telah memberikan pelatihan kepada pelaksana SPPG mengenai produksi pangan dalam jumlah besar serta memperketat pengawasan terhadap dapur pengolahan, dengan menekankan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) kebersihan.

BACA JUGA:  Gubernur Bobby Nasution Dukung Toba Caldera Culture Festival 2026, Angkat Budaya Batak Hingga Mancanegara

Di sisi lain, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, menegaskan bahwa pihaknya tetap menargetkan kecukupan gizi sebesar 2.100 kalori per porsi MBG bagi anak sekolah.

“Harapan kami, target gizi ini dapat tercapai tanpa mengabaikan aspek kebersihan dan keamanan pangan,” ujarnya.

Donal menambahkan bahwa pihaknya telah melaksanakan pelatihan komprehensif bagi petugas SPPG, mencakup pemilihan bahan baku, pengolahan, kebersihan alat dan air, hingga pengelolaan limbah.

“Semua SOP ini harus dipatuhi agar MBG yang disajikan aman, bergizi, dan layak konsumsi bagi peserta didik,” tegasnya.

Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan keamanan Makanan Bergizi bagi anak sekolah, serta memastikan bahwa setiap anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan aman untuk mendukung tumbuh kembang mereka. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut
Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi
Polda Sumut Diminta Bongkar Penadah Emas Ilegal di Madina
Hari Perhubungan Nasional 2026, Wagub Sumut Tekankan Transportasi Terintegrasi
Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah
Wagub Surya Saksikan SKB RBI: Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib Masuk Program Kerja 2027
Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Diperbaiki Oktober 2026, Gubernur Bobby Pastikan Air Bersih Segera Mengalir
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:27 WIB

Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z

Jumat, 18 September 2026 - 16:02 WIB

Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi

Jumat, 18 September 2026 - 11:26 WIB

Polda Sumut Diminta Bongkar Penadah Emas Ilegal di Madina

Kamis, 17 September 2026 - 17:24 WIB

Hari Perhubungan Nasional 2026, Wagub Sumut Tekankan Transportasi Terintegrasi

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB

Banjir bandang merendam kawasan permukiman warga di Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, akibat luapan sungai setelah hujan deras. Foto: Ist.

Nasional

Banjir Bandang Pasaman Terjang Permukiman, 1 Warga Hilang

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:17 WIB

Kemenkeu menyiapkan dana talangan utang Kopdes Merah Putih (KDKMP). Foto: Ist.

Nasional

Pembayaran KDMP Tertunda, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:07 WIB