Pengembangan Ekonomi Samosir Butuh Pola ‘Simbiose Mutualisme’

Kamis, 31 Maret 2022 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkap layar Zoom Virtual DPP Fokksa. Foto: D|Ist

Tangkap layar Zoom Virtual DPP Fokksa. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Para pemerhati Kawasan Danau Toba (KDT) dari kalangan Forum Komunikasi Keluarga Samosir (Fokksa) menilai pengembangan ekonomi di berbagai sektor pembangunan seperti pariwisata, budaya, pertanian dan perikanan, sangat membutuhkan pola kerja dan gerakan eksis yang bersifat saling menguntungkan semua pihak (simbiose mutualisme).

Dr Arjon Turnip PhD, Dewan Pakar Fokksa sehari-hari Kepala Divisi Riset Universitas Padjadaran (Unpad) Bandung, menegaskan prioritas pembangunan dan pengembangan sosial ekonomi di KDT seperti daerah Samosir, pada dasarnya masih tetap pada item-item program yang ditetapkan selama ini, antara lain bidang pariwisata, pertanian perikanan, air minum, penataan hutan atau tata kelola tanah adat dan ulayat, infrastruktur antar desa, kerajinan rakyat (UKM kesenian), pendidikan dan lain-lain.

BACA JUGA:  Permasalahan Sosial Ekonomi Desa Teratasi, Tantangan Pembangunan Samosir Dapat Terlewati

“Sejak dulu dan ke depannya, dalam arti untuk prospek berkesinambungan, pembangunan dan pengembangan sosial ekonomi untuk daerah Samosir sebagai bagian Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, gerakan awal yang harus kita wujudkan adalah aksi ‘jual ide’. Masing-masing fungsionaris Fokksa sebagai delegasi masyarakat Samosir di KDT perlu dan sudah saatnya buat program representatif yang juga merupakan program pemerintah pusat maupun daerah,” katanya kepada pers di Medan, Rabu (30/3).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru