Pers Ikut Berperan Sejahterakan Masyarakat

Selasa, 16 Februari 2021 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Sumut R Sabrina membuka Dialog Kebangsaan Hari Pers Nasional dengan ‘Tema Pers Perjuangan : Antara Idealisme dan Komersialisme di Era Millenial’ yang diselenggarakan di Gedung Juang 45 Sumut, Jalan Pemuda No. 17 Medan, Selasa (16/2/2021).

Sekdaprov Sumut R Sabrina membuka Dialog Kebangsaan Hari Pers Nasional dengan ‘Tema Pers Perjuangan : Antara Idealisme dan Komersialisme di Era Millenial’ yang diselenggarakan di Gedung Juang 45 Sumut, Jalan Pemuda No. 17 Medan, Selasa (16/2/2021).

Medan–Mediadelegasi: Untuk menyejahterakan seluruh masyarakat dibutuhkan peran berbagai pihak, termasuk pers. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengajak pers untuk berkolaborasi dalam berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina saat membuka Dialog Kebangsaan Hari Pers Nasional dengan tema ‘Pers Perjuangan, Antara Idealisme dan Komersialisme di Era Milenial’ yang diadakan Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45, di Gedung Juang 45, Jalan Pemuda, Medan, Selasa (16/2). “Peran edukasi merupakan peran penting, yang bisa diisi oleh pers untuk mencapai tujuan tersebut. Oleh sebab itu pers adalah kunci pembangunan nasional, khususnya daerah,” ujar Sabrina.

Saat ini, menurut Sabrina, peran pers tidak lagi berkutat pada perjuangan melawan kolonialisme, tetapi sudah berubah menjadi upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat. “Penyampaian informasi yang berisi edukasi kepada masyarakat adalah salah satu peran penting yang dapat dilakukan oleh pers saat ini,” kata Sabrina.

Selain edukasi, peran membangkitkan motivasi masyarakat juga bisa dilakukan oleh pers. Terutama dalam hal mendukung perekonomian Sumut. “Saya harap, pers berperan dalam menggelorakan semangat semua masyarakat dalam mendukung perekonomian yang berguna bagi dirinya dan bangsa,” sebut Sabrina.

BACA JUGA:  "Pertarungan Media Massa Konvensional di Era Digital " HPN Tahun 2021

Sejarawan Unimed Ichwan Azhari menyampaikan, di masa lalu, pers memiliki ideologi melawan kolonialisme. Ia mencontohkan media Benih Merdeka yang terbit di Medan pada tahun 1916. Menurutnya Benih Merdeka sangat berani menamai korannya menggunakan kata Merdeka.

Ichwan juga menyebut Parada Harahap sebagai wartawan yang memiliki ideologi perjuangan. Parada Harahap pernah 12 kali masuk penjara sehingga disebut sebagai raja delik. “Dulu koran dibuat sebagai alat perjuangan untuk menentang kolonialisme,” ujar Ichwan.

Wartawan Senior Sumut Choking Susilo Sakeh mengatakan pers idealis tidak akan pernah mati. Namun meski begitu ada beberapa tantangan yang dihadapi pers saat ini, antara lain pandemi Covid-19, perkembangan teknologi, ancaman kekerasan dan rendahnya otokritik.

Choking menyebutkan salah satu upaya yang bisa dilakukan pers guna menghadapi tantangan tersebut, antara lain kolaborasi antar media untuk menghasilkan berita yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga bisa bersaing dengan tulisan-tulisan di media sosial yang belum tentu kebenarannya.

BACA JUGA:  Putrama Alkhairi: Jangan Benturkan Saya dengan Plt Walikota Medan

Dosen FISIP USU Sakhyan Asmara menyebutkan, ada beberapa hal yang mempengaruhi independensi wartawan. Di antaranya tergerus oleh tuntutan mempertahankan hidup, terseret mengikuti selera pemilik modal, hingga terjebak kepada kepentingan berita yang dibingkai.

Selain itu ada beberapa hal yang menyebabkan independensi wartawan tidak berjalan. Di antaranya, penguasa begitu kuat, desentralisasi tidak berjalan atau kewenangan ditarik ke pusat. Jabatan strategis dalam inprastruktur dikuasai oleh partai atau koalisi partai penguasa. “Serta para aktivis dibatasi gerakannya melalui pendekatan ekonomi atau pendekatan yang represif,” ungkapnya.

Tokoh Masyarakat Sumut Syamsul Arifin mengatakan pers merupakan ujung tombak pembangunan bangsa dan negara. Sejak dulu pers telah berkontribusi pada pembangunan bangsa. “Pers ini sangat penting, pers ujung tombak untuk membangun negara dan daerah,” kata Syamsul.D|Med-Gus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB