Pertamina dan PTPN III Kerja Sama Kembangkan Energi Terbarukan di KEK Sei Mangkei

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist.

Foto : Ist.

Jakarta-Mediadelegasi : Pertamina melalui Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) telah menandatangani kerja sama untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 3 megawatt (MW) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan melalui perjanjian Bangun Guna Serah dan pengembangan kapasitas energi baru terbarukan. Acara ini disaksikan langsung oleh Wakil Direktur Utama PT Pertamina Oki Muraza, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, dan Direktur Utama PTPN III Denaldy Mulino Mauna.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengatakan bahwa sinergi BUMN antara Pertamina dan PTPN III (Persero) merupakan bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengembangan teknologi energi hijau di Indonesia. Oki berharap kolaborasi ini dapat diperluas ke sektor lain seperti biodiesel, sustainable aviation fuel (SAF), dan bioethanol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, mengatakan bahwa pengoperasian PLTS ini nantinya terdapat potensi nilai tambah dari perdagangan karbon. Di mana untuk PLTS kapasitas 3 MW dapat menurunkan emisi karbon sebesar 4.100 Ton CO2e/tahun atau setara 102,5 ribu Ton CO2 dalam 25 tahun masa kerja sama dengan Pertamina NRE.

BACA JUGA:  Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax Turbo Jadi Rp19.900 per Liter

John berharap bahwa energi terbarukan yang disediakan dapat memberikan nilai tambah bagi industri yang ada di KEK Sei Mangkei. Kerja sama antara Pertamina dengan PTPN III ini juga turut mendukung realisasi rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL).

Pertamina NRE juga terus melakukan kajian dan inovasi terhadap pengembangan energi dengan pemanfaatan tanaman. Sehingga nantinya ekosistem energi berbasis perkebunan bisa memberikan efek domino pada masyarakat dari segi peningkatan ekonomi hingga kedaulatan energi Indonesia.

Selain PLTS dengan total kapasitas terpasang 5 MW, Pertamina NRE dan PTPN III juga bekerja sama mengelola pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) di KEK Sei Mangkei dengan kapasitas terpasang 2,4 MW yang memanfaatkan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME).

Pengoperasian PLTBg ini ditargetkan memproduksi kredit karbon dalam waktu dekat dengan volume mencapai 66 ribu Ton setara CO2. Direktur Bisnis PTPN III Ryanto Wisnuardhy menjelaskan bahwa Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dihasilkan dari tenaga surya secara alami tidak akan habis, bahkan berkelanjutan jika dikelola dengan baik.

PTPN III bersama Pertamina NRE telah dan akan terus mengoptimalkan pemanfaatan EBT secara optimal di Indonesia. Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari proyek PLTS 2 MW yang beroperasi sejak 2021 di kawasan yang sama.

BACA JUGA:  Al Washliyah Apresiasi Layanan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas

Pertamina NRE melihat keberlanjutan proyek ini sebagai model kolaborasi ideal antara sektor energi dan perkebunan. Energi surya yang dihasilkan juga mendukung ketahanan energi lokal serta menarik minat investor yang mencari kawasan industri berbasis energi hijau.

Program berbasis energi ramah lingkungan ini mendukung upaya pemerintah dalam mengoptimalkan potensi energi terbarukan nasional dan upaya menarik minat lebih banyak investor untuk berinvestasi di KEK Sei Mangkei.

Dengan demikian, kerja sama antara Pertamina dan PTPN III ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk mengembangkan energi terbarukan dan meningkatkan ketahanan energi nasional.

Kerja sama ini juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dengan meningkatkan perekonomian dan kedaulatan energi Indonesia.

Pengembangan PLTS dan PLTBg di KEK Sei Mangkei ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya energi ramah lingkungan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru