Selain melakukan perusakan, para pelaku juga diduga melempar bom molotov dan memukul petugas dengan bambu. Polisi juga menemukan bukti pembakaran sepeda motor di sekitar kawasan DPR dan pembakaran halte bus TransJakarta.
Dari hasil penyidikan, beberapa tersangka juga diduga kuat berperan sebagai provokator. Mereka menghasut dan mengajak pelajar serta anak-anak untuk melakukan tindakan anarkis. Ade Ary memastikan, para provokator ini juga sudah diamankan dan ditahan.
Salah satu tersangka yang sudah diamankan juga diduga sebagai pelaku pembakaran halte bus TransJakarta di depan sebuah mal berinisial F di Jalan Sudirman. Kasus ini menjadi salah satu fokus utama dalam penyidikan karena kerugian yang ditimbulkan sangat besar dan mengganggu layanan transportasi publik.
Polda Metro Jaya berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku anarkisme. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak suasana damai dan tertib saat menyampaikan aspirasi. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.








