Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba Disamarkan Jadi Beras Basmati, Jaringan Asal Malaysia Terungkap

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis etomidate dan ekstasi di wilayah Paseban, Jakarta Pusat (Jakpus). Foto: Ist.

Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis etomidate dan ekstasi di wilayah Paseban, Jakarta Pusat (Jakpus). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika berbahaya yang dikemas secara tersembunyi dan disamarkan seolah-olah barang dagangan biasa. Penangkapan ini dilakukan di kawasan Paseban, Jakarta Pusat, dan membongkar modus operandi baru yang cukup canggih.

Pengungkapan kasus ini bermula pada Sabtu, 20 Juni 2026, tepatnya pukul 12.40 WIB. Berkat laporan dan informasi yang masuk dari masyarakat, tim penyidik segera bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian dan transaksi barang terlarang tersebut.

Kasubdit 2 Ditres Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial T (26) dan Y (29). Keduanya ditangkap di sebuah rumah kos yang terletak di kawasan Paseban, Jakarta Pusat.

“Kami telah berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis etomidate sebanyak 94 keping dan 102 butir narkoba jenis ekstasi yang ditemukan di rumah kos tersebut,” ungkap Triyatno dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Kamis (25/6/2026).

Setelah mengamankan kedua tersangka dan barang bukti utama, penyidik tidak berhenti di situ. Penyelidikan terus dikembangkan untuk melacak jejak dan asal muasal barang haram tersebut, hingga mengarah ke sebuah apartemen di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

BACA JUGA:  Pusaran Kasus Amsal Sitepu Guncang Kursi Kajari Karo

Dari penggeledahan di lokasi kedua itu, petugas kembali menemukan dua butir pil ekstasi yang diduga masih merupakan bagian dari jaringan peredaran yang sama. Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa kasus ini bukan sekadar peredaran eceran, melainkan bagian dari jaringan yang lebih besar.

Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan fakta mengejutkan. Para pelaku diketahui terhubung dengan jaringan peredaran narkoba yang berpusat dan berasal dari Malaysia. Hal ini membuktikan bahwa jalur peredaran lintas wilayah masih terus beroperasi dengan strategi yang terus diperbarui.

Triyatno menjelaskan modus operandi yang digunakan oleh sindikat ini cukup cerdik dan berusaha mengelabui pengawasan. Barang-barang narkotika tersebut dikirim melalui jasa ekspedisi dari Medan, Sumatera Utara, menuju Jakarta.

Agar tidak dicurigai, narkoba tersebut dikamuflase dan disembunyikan di dalam kemasan beras basmati yang diklaim berasal dari India. Modus ini dipilih agar terlihat seperti kiriman barang kebutuhan sehari-hari yang umum beredar di pasaran.

BACA JUGA:  1.500 Personel Amankan Konser BLACKPINK di GBK, Polda Metro Jaya Utamakan Pelayanan Humanis

“Modus yang dilakukan terduga pelaku adalah dengan mengirimkan barang melalui ekspedisi dari Medan ke Jakarta, lalu disamarkan ke dalam kemasan beras India. Kami juga memperoleh informasi bahwa pelaku ini terhubung dengan jaringan asal Malaysia,” jelasnya lebih lanjut.

Saat ini, kedua tersangka berikut seluruh barang bukti yang ditemukan telah diamankan di markas Polda Metro Jaya untuk proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga telah menyusun rangkaian pemeriksaan guna mengungkap keterlibatan pihak lain yang mungkin berada di balik kasus ini.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus digencarkan untuk mengembangkan kasus ini lebih luas. Tujuannya adalah memutus mata rantai peredaran narkoba, menangkap seluruh anggota jaringan, serta memastikan tidak ada lagi barang haram yang lolos beredar di tengah masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penjaga Pengawas Justru Terjebak Korupsi: Eks Ketua Ombudsman Diduga Terima Suap Rp4,8 Miliar
KPK Lakukan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas karena Sakit Pencernaan
DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
Proyek KDMP Bener Meriah Berbau Kecurangan: Pekerja Terlantar, Kontraktor Menghilang, Bahan Bangunan Tak Layak
Kemnaker Raih Sertifikat ISO 37001:2025, Perkuat Komitmen Anti Penyuapan dan Tata Kelola Bersih
LPSK Kaji Permohonan Sony Sonjaya: Mungkinkah Status Justice Collaborator Diberikan Meski Sudah Ditolak Kejagung?
Prabowo Seloroh: Panglima TNI dan Kapolri Sulit Diganti, Namanya Gabung Jadi “Prabowo Subianto”
Dua Peserta SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil, Kemhan Sampaikan Duka dan Janji Evaluasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:56 WIB

Penjaga Pengawas Justru Terjebak Korupsi: Eks Ketua Ombudsman Diduga Terima Suap Rp4,8 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16 WIB

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba Disamarkan Jadi Beras Basmati, Jaringan Asal Malaysia Terungkap

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:07 WIB

KPK Lakukan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas karena Sakit Pencernaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:35 WIB

DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:17 WIB

Kemnaker Raih Sertifikat ISO 37001:2025, Perkuat Komitmen Anti Penyuapan dan Tata Kelola Bersih

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Komisi XIII Dr Maruli Siahaan SH MH menyerahkan bantuan berupa semen untuk pembangunan  HKBP Nazareth Pancurbatu, Rabu (24/6).(ist)

Kabupaten Deli Serdang

Demi Rumah Tuhan, Maruli Siahaan Salurkan Bantuan 100 Sak Semen

Kamis, 25 Jun 2026 - 11:02 WIB