UrJakarta-Mediadelegasi: Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, meninggal dunia pada Jumat, 4 April 2025, pukul 06.20 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia meninggal setelah dirawat intensif karena komplikasi kesehatan.
Jenazah Mgr. Petrus Turang akan diterbangkan ke Kupang pada Sabtu, 5 April 2025, dan disemayamkan di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang. Presiden Prabowo Subianto melayat ke Gereja Katedral Jakarta, mengungkapkan hubungan keluarga dengan Mgr. Petrus dan memujinya sebagai orang baik yang selalu berpikir positif dan bekerja untuk rakyat kecil.
Rangkaian kegiatan doa sebelum pemakaman akan dilaksanakan dalam tiga misa requiem pada Sabtu, Minggu, dan Senin. Pemakaman Mgr. Petrus Turang akan dilaksanakan pada Selasa, 8 April 2025, pukul 09.00 WITA di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mgr. Petrus Turang lahir di Tataaran, Manado, Sulawesi Utara, pada 23 Februari 1947. Ia ditahbiskan menjadi imam dioses Keuskupan Manado pada 18 Desember 1974 dan kemudian menjadi Uskup Agung Kupang. Sebelum menjadi Uskup Agung Kupang, Petrus Turang sempat memegang jabatan sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia atau KWI.
Umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang diundang untuk menghadiri seluruh rangkaian kegiatan doa sebelum pemakaman Mgr. Petrus Turang. Dengan kepergian Mgr. Petrus, Keuskupan Agung Kupang kehilangan salah satu tokoh penting dalam sejarah gereja Katolik di Indonesia.D|Red.












