PTM di SMP, Wali Kota Medan Tekankan Kehati-hatian

Senin, 11 Oktober 2021 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Negeri 3 Medan Jalan Pelajar Medan Kota, Senin (11/10). Seiring menurunnya level PPKM di Medan yang kini berada pada level 2, sejumlah kelonggaran telah ditetapkan. Termasuk PTM yang memang dinantikan banyak orang tua siswa.

Vaksinasi di kalangan pelajar di Kota Medan cukup sukses dengan angka pelajar SMP yang telah divaksin mencapai 65.000 orang. Angka itu sudah di atas 50 persen dari 105 ribu siswa SMP yang memungkinkan mendapatkan dosis vaksin.

Maka, per hari ini sebanyak 45 SMP Negeri yang di bawah pengawasan Disdik Medan sudah dibuka bersamaan. Sekitar 200-an sekolah SMP swasta juga diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka.

Namun begitu, Bobby Nasution tetap meminta semua pihak agar disiplin menerapkan Prokes. Kehati-hatian benar-benar diperhatikan oleh menantu Presiden Jokowi itu agar PTM tak menjadi cluster baru Covid-19.

“Saya minta PTM tetap hybrid. Maksimal satu kelas 10 orang. Dan yang tatap muka yang sudah vaksin. Memang di e-mendagri dan Ingub tak ada larangan tatap muka bagi yang belum divaksin. Tapi kita lihat dulu perkembangan,” kata Bobby.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Siapkan Gedung BPSDM untuk Sekolah Rakyat

Bagi orang tua siswa yang keberatan anaknya ikut PTM Bobby juga tak memaksa. “Ini para murid yang PTM yang membawa surat izin dari orang tuanya. Kalau ada orang tua yang tidak bersedia anaknya PTM ya silakan, bisa hybrid atau sekolah daring di rumah,” lanjut Bobby.

Di sekolah yang menggelar PTM, Bobby juga memerintahkan agar ada Satgas Covid-19 yang terus bertugas menjaga dan memastikan pelaksanaan Prokes.

“Kalau ada murid yang kurang sehat atau ada gejala, langsung koordinasi dengan Puskesmas terdekat. Jangan cuma rawat sendiri di UKS-nya. Harus terus koordinasi,” tambah Wali Kota berusia 30 tahun itu.

Secara teknis, PTM di tingkat SMP digelar selama tiga jam per hari selama enam hari dalam sepekan. Di saat bersamaan juga digelar pembelajaran Daring, maka itu PTM di Medan masih hybrid. Di dalam kelas hanya boleh diisi maksimal 10 siswa. Dan sementara ini, siswa yang boleh ikut PTM hanya yang sudah divaksin.

BACA JUGA:  Kapolsek Percut Sei Tuan Kunker dan Apel Gabungan

“Kita lihat perkembangan sepekan dua pekan ke depan. Kalau tidak menimbulkan kasus Covid-19 baru di PTM ini, maka akan kita buka PTM di tingkat SD,” timpal Plt Kadis Pendidikan Topan Ginting.

Pada kesempatan itu, tampak hadir Pengurus Kadin dan HIPMI Kota Medan. Kehadiran mereka untuk membantu memberikan ponsel untuk siswa yang kurang mampu untuk kepentingan belajar online. Chiken Holic juga tampak hadir memberikan bantuan berupa alat tulis untuk siswa.

“Benar tadi teman-teman dari HIPMI Medan bantu 200 unit ponsel. Kadin Medan bantu 20 unit. Chicken Holic bantu ATK. Jadi sudah kita data sebanyak 9.000 siswa tak mampu di Medan membutuhkan bantuan berupa ponsel. Kalau memang ada perusahaan yang bersedia membantu kita terima untuk diserahkan ke siswa demi kelancaran belajar online,” kata Topan.

Sementara itu, Rizki siswa kelas 9 C SMPN 3 Medan senang sekolah dibuka kembali. Sebab sudah hampir dua tahun tak sekolah tatap muka.

“Selama ini kami online. Sekarang bisa tatap muka senang jumpa guru-guru dan teman sekelas,” katanya. D|Med-82

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB