Punguan Raja Sitanggang, Wadah Kesatuan yang Mempersatukan

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Johannes P Sitanggang.

Johannes P Sitanggang.

Hubungan berdasarkan sistem kekeluargaan ini patut disosialisasikan kepada anak sejak kecil secara perlahan sehingga pada akhirnya atau pada kedewasaannya anak paham prinsip Dalihan Na Tolu.

Sistem kekeluargaan Dalihan Na Tolu mencakup pengertian dan nilai hulahula (abang atau adek laki laki dari orangtua perempuan/istri, dongan tubu (satu marga pihak laki-laki/suami), dan boru (adik atau kakak perempuan dari laki-laki/suami).

Struktur sosial Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Indonesia adalah hubungan timbal balik peranan sosial.

Yang dimaksud dengan timbal balik adalah adanya membantu sesama yang sedang kesulitan, seperti contonya menjenguk keluarga yang sedang dirawat dirumah sakit atau yang mengalami duka.

Prinsip Dalihan Na Tolu bagi Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Indonesia memandang bahwa derajad sosial dalam masyarakat ketiga unsur itu sama.

BACA JUGA:  Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi

Ketiga unsur itu punya kesamaan tingkat sosial tidak ada yang lebih tinggi satu dari yang lain. Karena setiap orang mungking pada masanya akan berada pada posisi diantara ketiga unsure tersebut.

Solidaritas Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Indonesia diwujudkan dalam rasa kebersamaan, rasa kesatuan, rasa simpati sebagai salah satu anggota Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Indonesia.

Solidaritas masyarakat Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Indonesia cukup tinggi. Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Indonesia menjadikan Dalihan Na Tolu sebagai pegangan hidup untuk menggambarkan cara berfikir dan bertindak ditengah masyarakat dalam menjalin hubungan dengan sesama keluarga dan bukan keluarga.

Salah satu bentuk solidaritas Punguan Raja Sitanggang Dohot Boruna Indonesia di perantauan ditunjukkan dari rasa kekeluargaan dan gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Mana 5 Persen Orang Keras Kepala Itu?
Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat
Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS
Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.
Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi
Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers
Menunggu Komitmen Tegas Pemerintah Jalankan Moratorium Eksploitasi Hutan Danau Toba
Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Di Mana 5 Persen Orang Keras Kepala Itu?

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat

Senin, 24 November 2025 - 22:31 WIB

Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:18 WIB

Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:39 WIB

Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG.(Foto:Ist)

Jakarta

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG

Kamis, 20 Agu 2026 - 16:07 WIB

3 Hari Pencarian Bocah Hanyut di Bah Sosopan Ditemukan. (Foto:Ist)

Kota Pematangsiantar

3 Hari Pencarian Bocah Hanyut di Bah Sosopan Ditemukan

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:58 WIB