Rusia Ungkap Fakta Mengejutkan, Kedubes Azerbaijan di Kiev Hancur Akibat Rudal Pertahanan Ukraina Sendiri

Sabtu, 15 November 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rusia Merasa Difitnah Serang Kedubes Azerbaijan di Ukraina. Foto: Ist.

Rusia Merasa Difitnah Serang Kedubes Azerbaijan di Ukraina. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Sebuah sumber pejabat militer Rusia mengungkap fakta mengejutkan terkait hancurnya gedung Kedutaan Besar (Kedubes) Azerbaijan di Kiev. Menurut sumber tersebut, kerusakan bukan disebabkan oleh serangan militer Rusia, melainkan oleh rudal dari sistem pertahanan Ukraina sendiri.

Rusia memang melancarkan serangan udara besar-besaran ke Kiev sejak Kamis (13/11/2025) malam. Namun, sumber tersebut mengklaim bahwa video yang diambil di kompleks Kedubes Azerbaijan menunjukkan kejanggalan. Puing-puing rudal yang ditemukan di lokasi diduga kuat milik angkatan bersenjata Ukraina.

“Rekaman video yang diunggah oleh otoritas Kiev yang menunjukkan kerusakan pada gedung administrasi di kompleks Kedubes Azerbaijan di Kiev dengan jelas menunjukkan gedung tersebut terkena rudal pertahanan udara yang ditembakkan oleh personel angkatan bersenjata Ukraina,” kata sumber militer itu kepada kantor berita RIA Novosti, dikutip Sabtu (15/11/2025).

BACA JUGA:  Bantuan Malaysia untuk Banjir Aceh: Tanggapan Tito Karnavian Disorot Media Asing dan Dikecam Netizen

Sumber tersebut juga mengomentari foto-foto yang menunjukkan pecahan rudal sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat (AS) jatuh dan meledak di jalanan Kiev.

“Jika itu adalah serangan rudal Iskander, kawah ledakannya akan beberapa kali lebih besar dan lebih dalam daripada yang ditunjukkan dalam video Ukraina, serta kerusakan pada kompleks kedubes akan jauh lebih parah,” kata sumber itu.

Sumber tersebut menambahkan bahwa ini bukan pertama kalinya Ukraina berusaha menutupi kejadian serupa. Hal ini menunjukkan ketidakprofesionalan personel pertahanan udara di Kiev dengan menyalahkan serangan Rusia terhadap infrastruktur sipil.

Klaim dari sumber militer Rusia ini tentu menimbulkan pertanyaan besar. Jika benar, maka ini akan menjadi pukulan telak bagi reputasi militer Ukraina dan kredibilitas informasi yang mereka sampaikan kepada publik.

BACA JUGA:  Kemlu Pantau Dampak Gempa dan Tsunami di Rusia, 53 WNI Terpantau Aman

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ukraina terkait tudingan tersebut. Namun, diharapkan pihak berwenang dapat melakukan investigasi independen untuk mengungkap kebenaran di balik insiden ini.

Kebenaran atas insiden ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik dan menghindari terjadinya disinformasi yang dapat memperkeruh suasana. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok
Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup

Berita Terbaru