Sekolah Gratis di Sumut Dimulai dari Nias: Anggaran Rp21 Miliar Disiapkan untuk 41 Ribu Siswa

Sabtu, 15 November 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengumumkan bahwa Kepulauan Nias akan menjadi wilayah pertama yang menerapkan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) pada tahun ajaran 2026/2027 (Foto:Ist)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengumumkan bahwa Kepulauan Nias akan menjadi wilayah pertama yang menerapkan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) pada tahun ajaran 2026/2027 (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi :  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengumumkan bahwa Kepulauan Nias akan menjadi wilayah pertama yang menerapkan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini merupakan bagian dari Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) yang digagas oleh Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut, Alexander Sinulingga, menyampaikan kabar baik ini kepada awak media di Kota Medan, Jumat lalu. Ia menjelaskan bahwa PUBG bertujuan untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di Sumut dapat mengakses pendidikan menengah SMA/SMK/SLB Negeri tanpa dipungut Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

“Kepulauan Nias menjadi wilayah pertama penerima manfaat PUBG yang diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027,” ujar Alexander.

Menurut data dari Disdik Sumut, sebanyak 41.876 siswa di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias akan menerima manfaat dari program sekolah gratis ini. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp21,484 miliar per semester.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Bentuk 5.700 Posbankum Untuk Perluas Akses Bantuan Hukum Bagi Masyarakat

Alexander menegaskan bahwa PUBG hadir untuk menghapus praktik pengutipan biaya pendidikan yang masih terjadi di beberapa SMA/SMK. “Kita ingin semua pelajar mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih adil,” tegasnya.

Saat ini, Disdik Sumut sedang melakukan kajian mendalam terkait skema penerapan PUBG. Kajian yang dilakukan oleh konsultan independen ini telah mencapai 75 persen dan melibatkan survei pada 539 sekolah di seluruh wilayah Sumut.

“Kajian ini ditargetkan akan rampung pada akhir Desember 2025 dan disusul penyusunan juknis (petunjuk teknis) serta kurikulum,” jelas Alexander.

Setelah Kepulauan Nias, PUBG akan dilanjutkan ke zona-zona lainnya di wilayah Sumut secara bertahap. Rincian anggaran per semester untuk zona lainnya adalah sebagai berikut: pantai barat Rp23,461 miliar, dataran tinggi Rp58,712 miliar, dan pantai timur Rp98,763 miliar.

Pemprov Sumut menargetkan seluruh siswa SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut dapat menikmati pendidikan gratis pada tahun 2029.

BACA JUGA:  Pemprov Sumut Dukung Pengembangan Pers, Tingkatkan Profesionalisme Wartawan Melalui UKW

Selain program sekolah gratis, Disdik Sumut juga tengah menyiapkan program digitalisasi pendidikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui peningkatan literasi digital, penerapan kurikulum *coding*, dan kecerdasan buatan (AI).

“Digitalisasi adalah kunci transformasi pendidikan. Kita ingin anak-anak Sumut siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Alexander.

Dengan adanya program sekolah gratis dan digitalisasi pendidikan, Pemprov Sumut berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara. Generasi muda Sumut diharapkan dapat menjadi pemimpin dan inovator di masa depan.

Pemprov Sumut mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program-program pendidikan ini. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sumut dapat tercapai.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung
PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp50 Miliar Selama Satu Bulan
Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja
Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik
Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat
Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan
Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan
Realisasi PAD Sumut Tembus 50 Persen Lebih Awal, Capai Rp3,5 Triliun Hingga Akhir Juli 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:57 WIB

PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp50 Miliar Selama Satu Bulan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat

Berita Terbaru