Sesama Pedagang Main Bacok, Pelaku Belum Ditangkap

Kamis, 22 September 2022 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lambok Manogar Galingging harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Advent. Foto: D|Ist

Lambok Manogar Galingging harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Advent. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Diduga iri hati karena dagangannya kurang laris, salah seorang pedagang bersebelahan lapak nekat main bacok membuat Lambok Manogar Galingging mengalami luka serius.

Akibat persitiwa yang dialami pria 43 tahun, warga Jl Perkutut, Gg Cempaka Medan ini, dia harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Advent, karena luka di bagian kepala dengan 24 jahitan dan lengan kiri.

Informasi dihimpun Mediadelegasi, hingga Rabu (21/9), terduga pelaku brinisial BS dan kawan-kawannya masih belum ditangkap polisi.

Cerita korban, peristiwa itu terjadi, Minggu (18/9), sekira Pukul 03.45 WIB di Pasar Sei Sikambing C II Medan. “Mungkin pelaku sebagai tetangga lapak jualan saya, iri atau cemburu melihat jualan saya lebih laris dari jualannya. Selama ini memang saya tak pernah mau meladeni dia, apalagi lapak dia itu pun aku yang carikan,” beber Lambok Manogar Galingging.

BACA JUGA:  Rotary Club Bantu Pengobatan Penderita Hidrosepalus dan Usus Terlipat

Lambok mengkronologiskan, pagi itu dia masih sempat melihat BS datang membawa parang. “Seketika BS main bacok. Kepalaku dibacok dari belakang. Tak lama kemudian datang adiknya, memiting aku, sehingga pelaku dengan leluasa membacok,” ujarnya seraya mengungkapkan, setelah itu BS dkk melarikan diri dan diapun dilarikan ke RS Advent.

Trajelli Pasaribu, keluarga Lambok Manogar Galingging telah membuat laporan di Polsek Medan Helvetia dengan

Nomor STTLP/532/IX/2022/SU/Polsek Medan Helvetia/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara bertanggal 18 September 2022. “Kami berharap polisi segera menangkap pelaku dan diproses secara hukum,” harapnya.

Kapolsek Medan Helvetia melalui Aipda Gomgom Simanjuntak yang menangani perkara tersebut ketika dikonfirmasi Mediadelegasi, Rabu (21/9), menyebutkan masih tahap proses penyelidikan. “Perkara dugaan penganiayaan itu masih tahap proses penyelidikan,” tulisnya di layar WhatsApp. D|Med-55

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB