Sidang Penghasutan Demo Agustus Dilanjut

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hakim Tolak Eksepsi Delpedro dkk di Kasus Hasutan Terkait Kericuhan Agustus. Foto: Ist.

Hakim Tolak Eksepsi Delpedro dkk di Kasus Hasutan Terkait Kericuhan Agustus. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak nota keberatan atau eksepsi dalam sidang perkara nomor 742/Pid.Sus/2025/PN Jkt.Pst. Putusan ini disampaikan oleh Ketua Majelis Hakim, Arika Nova Yeri, dalam sidang putusan sela yang dibacakan pada hari Kamis (8/1/2026). Dengan demikian, sidang akan memasuki babak baru dengan agenda pembuktian.

Sidang ini terkait dengan kasus dugaan penghasutan yang berujung pada kericuhan dalam demonstrasi pada bulan Agustus 2025. Empat orang duduk sebagai terdakwa dalam kasus ini, yaitu Delpedro Marhaen Rismansyah (Direktur Lokataru Foundation), Muzzafar Salim (Staf Lokataru Foundation), Syahdan Husein (Admin Gejayan Memanggil), dan Khariq Anhar (mahasiswa Universitas Riau). Keempatnya tampak tenang saat mendengarkan putusan hakim.

“Menyatakan keberatan terdakwa satu Delpedro Marhaen Rismansyah, terdakwa dua Muzaffar Salim, terdakwa tiga Syahdan Husein, dan terdakwa empat Khalid Anhar tersebut tidak dapat diterima,” kata Hakim Arika saat membacakan putusan sela. Penolakan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa eksepsi yang diajukan tidak memenuhi syarat formil maupun materiil.

BACA JUGA:  Sidang Kasus Andrie Yunus, Hakim Minta Ahli Kimia Jelaskan Kandungan Air Keras

Baca Juga: https://mediadelegasi.id/keamanan-usu-raih-penghargaan-dari-apsi/

Agenda Sidang Selanjutnya: Pemeriksaan Saksi

Dengan ditolaknya eksepsi tersebut, Majelis Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melanjutkan persidangan ke tahap pembuktian. JPU diperintahkan untuk menghadirkan saksi-saksi ke ruang sidang guna memberikan keterangan terkait kasus ini. Rencananya, JPU akan menghadirkan sejumlah saksi ahli dan saksi fakta untuk memperkuat dakwaan.

“Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan,” ujar Hakim Arika. Sidang selanjutnya akan digelar pada pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Sebelumnya, keempat terdakwa dalam kasus dugaan penghasutan demo Agustus 2025 ini didakwa dengan pasal berlapis. JPU menilai bahwa keempat terdakwa telah melakukan perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan informasi elektronik yang bersifat menghasut.

BACA JUGA:  Sidang Ijazah Jokowi, Bonjowi Ungkap Fakta Baru

JPU juga menilai bahwa perbuatan para terdakwa tersebut menimbulkan kebencian atau permusuhan terhadap individu atau kelompok tertentu. Dengan demikian, para terdakwa dianggap melanggar undang-undang terkait informasi dan transaksi elektronik (ITE). Ancaman hukuman untuk pelanggaran ini adalah maksimal enam tahun penjara.

Dengan dilanjutkannya persidangan ini, publik akan terus mengikuti perkembangan kasus dugaan penghasutan demo Agustus 2025 ini. Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan aktivis dan mahasiswa yang dianggap menyuarakan aspirasi masyarakat.D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB