Tambang Batu Kapur Longsor di Cirebon, Tujuh Ditemukan Tewas

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengevakuasi korban tewas tertimbun longsor dari kawasan tambang batu kapur Gunung Kuda Cirebon, Jumat (30/5). Foto: Radar Jabar

Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengevakuasi korban tewas tertimbun longsor dari kawasan tambang batu kapur Gunung Kuda Cirebon, Jumat (30/5). Foto: Radar Jabar

Jawa Barat-Mediadelegasi:   Bencana longsor terjadi di kawasan tambang batu kapur Gunung Kuda,  Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (30/5) siang.

Dalam peristiwa itu, sudah tujuh orang telah ditemukan meninggal dunia dan lebih dari 10 korban lainnya masih tertimbun material longsor.

Saat kejadian sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi. Sementara alat berat terus berupaya mengevakuasi di area yang curam dan berbahaya.

Informasi dihimpun Mediadelegasi, longsor dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di area tambang galian C, dengan material berupa batu dan tanah.

Menurut Koordinator Tim SAR Cirebon Syarifef, material longsor juga menimbun sejumlah alat berat dan kendaraan proyek.

BACA JUGA:  Spekulasi Kenaikan BBM: Pemerintah Pastikan Harga Tetap

“Tim SAR gabungan langsung dikerahkan begitu menerima laporan kejadian. Saat ini proses pencarian masih terus berlangsung,”  katanya.

Ia mengatakan untuk lima korban tewas saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Namun hingga kini, identitas mereka masih dalam proses verifikasi.

Syarief menuturkan beberapa pekerja lainnya, mengalami luka-luka akibat insiden tersebut dan sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah korban tewas maupun luka karena proses evakuasi masih berlangsung hingga pukul 14.51 WIB.

Pihaknya memperkirakan masih ada lebih dari 10 orang terjebak di bawah timbunan longsoran.

“Diperkirakan ada tiga ekskavator dan sejumlah truk yang ikut tertimbun. Kami fokuskan pencarian pada titik-titik terakhir alat berat terlihat,” ujar Syarifef.

BACA JUGA:  KPK Gelar 11 OTT Sepanjang 2025, Sasar Sektor Vital dan Pulihkan Aset Negara Triliunan Rupiah

Ia mengatakan upaya pencarian terkendala jenis material longsoran yang didominasi batu besar. Hal itu membuat pencarian tidak bisa dilakukan secara manual.

Saat ini, lanjut dia, empat unit alat berat telah diturunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri
Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI
Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak
Detik-Detik Mengerikan Gempa M 7,7 Guncang Pelabuhan Maumere: Jembatan Dermaga Roboh, Penumpang Berjatuhan ke Laut
Gubernur NTT Melki Laka Lena Terjun Langsung ke Flores, Data Sementara 5 Tewas Usai Gempa M 7,7
Kasus TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Enam Saksi, Telusuri Aset Dugaan Hasil Kejahatan
Presiden Prabowo Usulkan Amnesti Khusus & Pengadilan Ad Hoc untuk Usut Pelanggaran BUMN 30 Tahun Terakhir
Presiden Prabowo: Belum Seluruh Janji Tuntas, Namun Sudah Mulai Selesaikan Persoalan Puluhan Tahun
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:39 WIB

BNPB: 38 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 NTT, 2.000 Warga Mengungsi Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Wapres Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Tugas di HUT ke-81 RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Istana Pastikan Kesiagaan Penuh Penanganan Pascagempa M 7,7 Nagekeo NTT: Pemerintah Diterjunkan ke Lokasi Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Gubernur NTT Melki Laka Lena Terjun Langsung ke Flores, Data Sementara 5 Tewas Usai Gempa M 7,7

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Enam Saksi, Telusuri Aset Dugaan Hasil Kejahatan

Berita Terbaru