Tragedi Ledakan SMAN 72: Kemenkumham Janji Kawal Pemulihan Korban Hingga Tuntas

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi SMAN 72 Kelapa Gading Jakut sesaat setelah ledakan terjadi.  (Foto:Ist)

Situasi SMAN 72 Kelapa Gading Jakut sesaat setelah ledakan terjadi. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memastikan negara hadir dalam upaya pemulihan korban ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta yang terjadi pada 7 November 2025.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Daerah Khusus Jakarta, Mikael Azedo Harwito, mengatakan bahwa kementeriannya berkomitmen untuk menjamin rasa aman dan pemulihan bagi seluruh warga sekolah yang terdampak.

“Kementerian HAM telah memantau perkembangan situasi di lapangan, dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah terkait sebagai bentuk komitmen menjamin rasa aman dan pemulihan bagi korban,” ujarnya dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenkumham telah mengunjungi korban ledakan di SMAN 72 Jakarta untuk memastikan pemulihan berjalan dengan baik.

BACA JUGA:  Update Rekapitulasi Pilpres per 12 Maret: Prabowo 59,25%

Mikael Azedo Harwito mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat berwenang.

Ledakan di lingkungan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terjadi pada 7 November 2025, tepatnya dalam kompleks Komando Daerah Maritim (Kodamar) TNI Angkatan Laut (AL).

Menurut keterangan saksi, ledakan terjadi saat siswa dan guru sedang melaksanakan Shalat Jumat di masjid sekolah.

Ledakan pertama terdengar ketika khutbah sedang berlangsung, disusul ledakan kedua yang diduga berasal dari arah berbeda.

Ledakan tersebut menyebabkan para korban mengalami beragam cedera, termasuk luka bakar dan luka akibat serpihan. Peristiwa ini juga menyulut kepanikan dari warga sekolah dan masyarakat sekitar.

BACA JUGA:  JS Ditahan oleh Dittipidter Bareskrim Polri Terkait Kasus Galian C Ilegal di Samosir

Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab ledakan.

Kemenkumham mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan dan menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Pemerintah daerah DKI Jakarta juga telah memberikan bantuan kepada para korban dan keluarga yang terdampak ledakan. Bantuan tersebut meliputi biaya pengobatan, santunan, dan dukungan psikologis. D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru