Wagub Ingatkan Abang Becak Soal Ketakwaan dan Rasa Syukur

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2020 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Sumut Musa Rajekshah mengundang penarik becak motor Subandi ke Rumah Dinas Jalan Teuku Daud Medan. Foto:D|Ist

Wagub Sumut Musa Rajekshah mengundang penarik becak motor Subandi ke Rumah Dinas Jalan Teuku Daud Medan. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengundang penarik becak (abang becak)  ke Rumah Dinas Jalan Teuku Daud Medan, untuk minum bersama sebagai bentuk perhatian kepada warga yang dinilai tegar menghadapi kehidupan, terutama di masa pandemi Covid-19, Senin (3/8). Momentum itu pun menjadi refleksi diri baginya untuk lebih bertakwa serta mensyukuri nikmat Allah SWT.

Wagub membuka pertanyaan seputar kehidupan abang becak bernama Subandi, 70, warga Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

Dirinya mengaku tergugah setelah diperlihatkan rekaman video yang diunggah di sosial media, yang bersangkutan mengisi waktu luang menunggu penumpang dengan mengaji (membaca Yasin dan Takhtim) di kawasan persimpangan Jalan Mongonsidi.

“Awalnya saya ditunjukkan video beliau sedang mengaji. Makanya saya undang Bapak untuk datang kemari. Ingin tahu bagaimana cerita keseharian bapak,” ujar Wagub didampingi Kabag Umum Biro Umum dan Perlengkapan Setrdaprov Sumut Dedi Harahap.

Dari cerita Subandi yang memiliki lima anak dan 14 cucu itu, Wagub mengetahui bahwa Subandi tidak mengetahui kenapa dijemput dan diajak bertemu di rumah dinas. Bahkan dirinya tidak memberitahukan sebelumnya maksud dan tujuan tersebut atau merahasiakan dari si Bapak.

Selain itu, Wagub juga mengetahui bahwa pebecak itu juga rajin mengikuti pengajian rutin bersama rekan yang lain di beberapa masjid di Kota Medan. Mengetahui itu, dirinya langsung merespons dengan menyampaikan niat untuk berkunjung ke rumah ibadah dimaksud untuk melihat kegiatan di sana.

BACA JUGA:  Warga Sunggal Jual Ekstasi ke Polisi Dipenjara 7 Tahun

“Nanti saya akan berkunjung ke sana, saya mau lihat. Semoga semua sehat dan diberi rezeki oleh Allah SWT,” kata Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.

Ijeck yang juga didampingi anak sulungnya Musa Arjianshah (Arji), mengaku tergugah dengan kisah Subandi yang kesehariannya menarik becak dengan penghasilan rata-rata Rp50.000/hari. Baginya usia tua dan kondisi ekonomi yang pas-pasan, menjadi satu refleksi diri, dimana seorang hamba Allah tetap menyempatkan diri beribadah mengaji di sela aktivitas mencari nafkah.

“Ini menjadi pelajaran untuk kita, karena beliau (Subandi) dan yang lainnya yang hidupnya mungkin tidak seberuntung kita, masih menunjukkan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Bagaimana dengan kita yang hidup berkecukupan, harusnya lebih banyak bersyukur dan beribadah. Agama apapun itu, jangan lupa mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita,” sebut Wagub.

Usai bercengkrama, Wagub pun mengantarkan kepulangan Subandi hingga ke halaman rumah dinas. Baginya, menjadi insan yang takwa, tidak harus menunggu waktu.

Tetapi setiap saat, seorang hamba harus menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya. “Nanti saya datang ke sana ya pak, kita atur waktunya,” ujar Wagub yang kemudian memberikan bantuan kepada Subandi.

BACA JUGA:  Polsek Percut Sei Tuan Juara I Lomba Cerdas Cermat Fungsi Propam

Diterima dengan baik oleh Wagub di rumah dinas, Subandi pun terharu dan tidak menyangka pimpinan pemerintahan di Sumut langsung mengundangnya untuk hadir. Ia yang tinggal berdua bersama istri, bahkan tidak pernah membayangkan dan bermimpi bisa bertemu Wagub Musa Rajekshah.

Termasuk pada Pilgub 2018 lalu, ia lupa nama pasangan Eramas yang tertera di tenda becaknya. “Ya ini lah (yang saya pilih), Bapak ini,” kata Subandi yang lupa menyebutkan nama Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.

Subandi pun mengaku kesehariannya, terkadang ia melakukan kerja sampingan dengan menjaga parkir. Selama 10 tahun menarik becak ia lakukan, empat tahun pertama masih becak dayung.

Karena sudah dilarang, maka ia beranikan menyicil betor agar tetap bisa mencari nafkah. Sedangkan untuk pengajian, dirinya mengaku sudah 6 tahun mengikutinya dengan rutin dari beberapa masjid di antaranya Masjid Takwa Starban dan Masjid Al-Jihad Jalan Abdullah Lubis.

“Saya senang sekali bisa bertemu Bapak ini (Wagub). Mimpi pun saya tidak. Karena kemarin itu becak saya sempat jim (rusak). Jadi ada orang yang datang terus dibawa ke bengkel, saya tidak tahu siapa. Ini sekarang sudah bagus, sudah bisa narik. Terima kasih kepada Bapak (Wagub), semoga sehat dan murah rezeki,” ucapnya, sambil berpamitan kepada Wagub. D|Med-54

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru