Wagub Surya Rakor Pemulihan Bencana Bersama Mendagri

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Surya rapat kordinasi bersama mendagri (Foto:Ist)

Wakil Gubernur Surya rapat kordinasi bersama mendagri (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi: Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemulihan Pascabencana Sumatera bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Pertemuan ini dilakukan secara virtual dari ruang kerja Wagub di Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (9/1/2026).

Rakor strategis ini melibatkan pimpinan pemerintahan dari tiga provinsi di Pulau Sumatera yang terdampak bencana cukup signifikan, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Selain pimpinan provinsi, seluruh kepala daerah tingkat kabupaten/kota yang wilayahnya terdampak juga turut hadir memberikan laporan terkini.

Dalam pembahasan tersebut, sebanyak 18 kabupaten/kota di Sumatera Utara menjadi fokus utama terkait kondisi terkini infrastruktur dan sosial. Pemerintah pusat dan provinsi melakukan evaluasi mendalam terhadap laporan upaya pemulihan pascabencana yang telah dilakukan di daerah-daerah tersebut.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Wagub Surya mengungkapkan ada lima daerah di Sumut yang memerlukan perhatian ekstra. Kelima wilayah tersebut mengalami dampak paling parah akibat terjangan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang terjadi sebelumnya.

Adapun lima daerah yang menjadi prioritas utama tersebut meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Kota Sibolga. Tingkat kerusakan di wilayah-wilayah ini dinilai masih cukup tinggi sehingga memerlukan langkah penanganan yang lebih cepat dan terukur.

BACA JUGA:  Pengurus KMDT Berpeluang Duduki Jabatan Strategis di BP-TCUGGp

Selain kerusakan fisik, Surya juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat di wilayah terdampak yang belum berjalan optimal. Kendala utama terletak pada rusaknya sarana dan prasarana vital yang menghambat arus distribusi logistik dan aktivitas ekonomi sehari-hari warga setempat.

Menanggapi hal itu, Wagub Surya menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh data kerusakan dari kabupaten/kota. Langkah ini bertujuan untuk memastikan validitas data sebelum dikirimkan ke pemerintah pusat sebagai dasar kebijakan bantuan.

Baca juga: https://mediadelegasi.id/dewan-ham-pbb-dipimpin-indonesia/

Surya menginstruksikan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir, termasuk Kepala BPBD Sumut Tuahta Saragih dan Kadis Kesehatan Faisal Hasrimi, untuk saling bersinergi. Data yang valid nantinya akan menjadi acuan tunggal bagi pemerintah pusat dan OPD di lingkungan provinsi.

Seluruh data yang telah divalidasi akan dimasukkan ke dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Dokumen ini berfungsi sebagai peta jalan teknis bagi kementerian terkait dan seluruh instansi di daerah dalam mengeksekusi program pemulihan secara terintegrasi.

BACA JUGA:  Waduh..!, Proyek Sanitasi BPPW Sumut Dicibir Beraroma Korupsi

Kepala BPBD Sumut, Tuahta Saragih, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang menggelar rakor lanjutan guna mendetailkan setiap kerusakan yang ada. Koordinasi intensif dilakukan dengan BPBD tingkat kabupaten/kota agar upaya pemulihan dapat dilakukan secara berjenjang dan tepat sasaran.

Wagub Surya Akselerasi Pemulihan Delapan Belas Wilayah

Pemprov Sumut menargetkan penyusunan dokumen R3P ini rampung hingga diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur pada 31 Januari 2026. Dengan adanya payung hukum ini, proses dukungan anggaran dan teknis dari pemerintah pusat maupun provinsi dapat segera disalurkan ke daerah yang membutuhkan.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi upaya pemulihan yang telah berjalan di beberapa titik di Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya pengecekan fasilitas publik seperti RS, sekolah, dan rumah ibadah agar aktivitas sosial kemasyarakatan dapat segera kembali normal seperti sedia kala.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Bobby Nasution Gelontorkan Hibah Rp200 Miliar Lebih, Perkuat Pembangunan Infrastruktur dan SDM Sumut
BPK Temukan 29.842 BPHTB Belum Tertagih, Bapenda Medan Jawab Soal Mekanisme, Angkanya?
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Jumat, 4 September 2026 - 14:58 WIB

Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan

Berita Terbaru