Penolakan Spanyol Picu Ancaman Dagang Amerika Serikat

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanyol menolak mentah-mentah permintaan Amerika Serikat menggunakan pangkalannya untuk menyerang Iran. Foto: Ist.

Spanyol menolak mentah-mentah permintaan Amerika Serikat menggunakan pangkalannya untuk menyerang Iran. Foto: Ist.

Madrid-Mediadelegasi: Ketegangan diplomatik muncul setelah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militernya sebagai bagian dari rencana serangan terhadap Iran. Penolakan tersebut memicu reaksi keras dari pemerintah Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump bahkan mengancam akan menghentikan hubungan perdagangan dengan Spanyol sebagai respons atas sikap penolakan pemerintah Madrid yang tidak mendukung rencana militernya.

Penolakan Tegas Spanyol terhadap Tekanan Amerika Serikat

Ancaman itu disampaikan Trump dalam pernyataan kepada media di Gedung Putih. Ia mengatakan Amerika Serikat tidak akan melanjutkan kerja sama ekonomi jika Spanyol tetap menolak memberikan dukungan terhadap operasi militer tersebut.

Trump menegaskan pemerintahannya sedang mempertimbangkan langkah untuk memutus seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk kebijakan yang akan diambil.

Menurutnya, keputusan penghentian kerja sama bisa saja dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan Trump menyebut langkah tersebut dapat dilakukan kapan saja jika pemerintah AS menganggapnya perlu.

Meski mendapat tekanan dari Washington, pemerintah Spanyol menegaskan tidak akan mengubah sikapnya. Wakil Perdana Menteri Spanyol Maria Jesus Montero mengatakan negaranya tidak akan tunduk pada tekanan dari negara mana pun.

BACA JUGA:  Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral 'Meme Jus'

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/banding-yoki-firnandi-dalam-kasus-korupsi-minyak-mentah/

Montero menegaskan Spanyol tetap berpegang pada prinsip kedaulatan nasional serta kebijakan luar negeri yang independen. Ia juga menyatakan pemerintah tidak akan mentoleransi ancaman yang datang dari pihak luar.

Menurutnya, keputusan untuk menolak penggunaan pangkalan militer oleh AS diambil berdasarkan pertimbangan kepentingan nasional serta stabilitas global.

Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez sebelumnya telah memperingatkan bahwa konflik yang melibatkan Iran berpotensi memicu dampak luas bagi dunia.

Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, Sanchez menegaskan Spanyol tidak ingin terlibat dalam konflik yang dapat memperburuk situasi keamanan internasional.

Ia menambahkan negaranya tidak akan mengambil langkah yang bertentangan dengan nilai-nilai diplomasi dan kepentingan global hanya demi menghindari tekanan dari pihak tertentu.

Ketegangan antara kedua negara juga dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai kebijakan pertahanan. Trump sebelumnya mengkritik Spanyol karena tidak meningkatkan anggaran militernya hingga lima persen dari produk domestik bruto (PDB).

BACA JUGA:  Turbulensi Hebat Landa Pesawat Garuda Jakarta-Sydney, Dua Awak Kabin Luka Ringan

Presiden AS itu menilai kontribusi Spanyol terhadap keamanan kawasan masih terlalu kecil dibandingkan beberapa negara Eropa lainnya yang telah menaikkan anggaran pertahanan mereka.

Di sisi lain, pemerintah AS mengklaim memiliki dasar hukum untuk memberlakukan embargo terhadap produk impor dari Spanyol. Pernyataan tersebut disampaikan Trump bersama Menteri Keuangan AS Scott Bessent.

Namun rencana tersebut belum mendapat kepastian. Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer tidak memberikan jawaban tegas ketika ditanya mengenai kemungkinan pemberlakuan sanksi perdagangan terhadap Spanyol.

Situasi ini juga menjadi rumit karena Spanyol merupakan anggota Uni Eropa yang menerapkan sistem perdagangan bebas antarnegara anggotanya. Kebijakan tersebut berpotensi menyulitkan upaya Amerika Serikat untuk memberlakukan pembatasan perdagangan secara khusus terhadap satu negara anggota saja. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Penolakan Spanyol Picu Ancaman Dagang Amerika Serikat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok
Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup

Berita Terbaru