Pasar Keuangan Indonesia Bergejolak, Rupiah Tembus Rp17.000

Senin, 9 Maret 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nilai tukar rupiah menembus Rp17.019 per dolar AS, terkoreksi 0,56 persen pada pembukaan perdagangan, Senin (9/3/2026). Foto: Ist.

Nilai tukar rupiah menembus Rp17.019 per dolar AS, terkoreksi 0,56 persen pada pembukaan perdagangan, Senin (9/3/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan besar pada perdagangan Senin (9/3/2026). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah hingga menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS, memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Pasar Keuangan Tertekan Sentimen Global

Pelemahan rupiah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global serta berbagai sentimen ekonomi dari dalam negeri. Kondisi tersebut membuat investor cenderung berhati-hati dan memicu tekanan pada pasar keuangan domestik.

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai gejolak pasar saat ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Salah satu pemicu utama berasal dari meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Menurut Ibrahim, situasi geopolitik memanas setelah terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran menggantikan Ali Khamenei. Pergantian kepemimpinan tersebut diperkirakan akan memperpanjang konflik di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Panggil Menteri Kabinet, Terima Laporan Hasil Kunjungan Kerja Luar Negeri dan Perkembangan Investasi

Di sisi lain, pernyataan keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai kemungkinan perubahan rezim di Iran turut meningkatkan ketegangan. Hal ini membuat pasar global merespons dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Ketegangan tersebut berdampak langsung pada jalur distribusi energi dunia, khususnya di Selat Hormuz. Penutupan jalur strategis ini membuat banyak analis memperkirakan harga minyak dunia berpotensi melonjak lebih tinggi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/pengusutan-suap-cpo-kejagung-geledah-kantor-ombudsman/

Ibrahim menyebut harga minyak mentah dunia bahkan berpeluang menembus level 200 dolar AS per barel jika konflik di Timur Tengah tidak segera mereda dalam waktu dekat.

Saat ini harga minyak mentah dunia telah berada di kisaran 117 dolar AS per barel. Lonjakan tersebut menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya krisis ekonomi global seperti yang pernah terjadi pada tahun 2008.

Dari sisi domestik, pasar juga merespons negatif potensi membengkaknya defisit anggaran pemerintah. Harga minyak dunia yang jauh melampaui asumsi pemerintah dinilai dapat memaksa pemerintah melakukan penyesuaian anggaran.

BACA JUGA:  Imigrasi Bantah Operasi di IMIP Terkait Viral Bandara, Sebut Rutin Dilakukan

Kondisi ini diperkirakan berdampak pada sejumlah program pemerintah yang berpotensi mengalami pengurangan anggaran, termasuk program sosial seperti Makan Bergizi Gratis.

Selain itu, sentimen politik dalam negeri juga ikut memengaruhi persepsi investor terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Berbagai wacana kebijakan yang muncul di tengah ketidakpastian global dinilai turut menambah tekanan pada pasar.

Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 211,38 poin atau sekitar 2,79 persen ke posisi 7.374,31. Sementara nilai tukar rupiah dibuka di level Rp17.019 per dolar AS, melemah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp16.925 per dolar AS. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN
Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi
BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret
Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya
Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi MBG: Anggaran Harus Dipisah dari Pos Pendidikan Mulai 2028
Totok Suharyanto Kunjungi Kejagung, Disebut Silaturahmi Meski Bayang Kasus Febrie Adriansyah Membayangi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30 WIB

BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:42 WIB

Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:44 WIB

Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Berita Terbaru