Acara Memasuki Rumah Dinas Bupati Samosir Dinilai Pemborosan Anggaran

Rabu, 7 Desember 2022 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Undangan acara memasuki rumah dinas bupati Samosir yang digelar di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Selasa (6/12). Foto: Ist

Undangan acara memasuki rumah dinas bupati Samosir yang digelar di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Selasa (6/12). Foto: Ist

Medan-Mediadelegasi: Mantan bupati Samosir Wilmar Eliaser Simanjorang menilai penyelenggaraan acara memasuki rumah dinas bupati Samosir di Pangurangan pada Selasa (7/12) adalah salah satu bentuk pemborosan anggaran.

“Acara memasuki rumah dinas sudah pernah digelar tahun 2004 pada saat saya menjabat sebagai bupati Samosir pertama pascapemekaran. Jadi, apa urgensinya sehingga acara serupa digelar lagi,” katanya kepada mediadelegasi.id, di Medan, Rabu (7/12).

Wilmar memastikan perhelatan memasuki rumah dinas dengan mengundang sejumlah tokoh adat dan masyarakat menghabiskan dana cukup besar.

Sementara, Kabupaten Samosir hingga saat ini masih membutuhkan anggaran untuk mendukung berbagai sektor pembangunan yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat.

“Masih sangat banyak anggaran yang dibutuhkan untuk menopang sejumlah sektor pembangunan yang mendesak direalisasikan untuk kepentingan masyarakat di Samosir,” paparnya tanpa bermaksud mengabaikan pentingnya makna dan peranan adat istiadat dalam perhelatan tersebut.

Wilmar juga mengingatkan Pemkab Samosir agar dalam hal penggunaan dana yang bersumber dari APBD harus mengedepankan prinsip efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

Disebutkannya, lahan dan bangunan yang dijadikan rumah dinas bupati Samosir selama ini adalah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) yang dipinjam pakai oleh Pemkab setempat.

BACA JUGA:  Tim Penang Golf Mengaku Nyaman Empat Hari di Medan

Sebelumnya, bangunan tersebut oleh Pemprov Sumut pada masa itu digunakan sebagai mess atau wisma yang khusus diperuntukkan bagi pejabat maupun ASN yang melakukan kunjungan kerja dalam rangka dinas ke wilayah Samosir.

“Dari rumah dinas itulah saya mulai menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Samosir. Puji syukur hingga saat ini para bupati periode-periode berikutnya juga menempati rumah dinas tersebut,” ujar Wilmar.

Namun, Wilmar yang saat ini dikenal sebagai sosok yang aktif sebagai pemerhati lingkungan berharap sudah saatnya Samosir membangun sebuah rumah dinas baru milik Pemkab setempat, sehingga kelak tidak lagi meminjam pakai dari Pemprov Sumut.

Jika wacana pembangunan rumah dinas bisa direalisasikan, menurut dia, sebaiknya berlokasi di kawasan Parbaba atau persisnya di kawasan Parbaba atau persisnya berada di dalam komplek perkantoran Pemkab Samosir.

Ia menambahkan, lahan seluas 20 hektare yang dijadikan komplek perkantoran Pemkab Samosir di Parbaba saat ini merupakan sumbangan dari keluarga besar Marga Sihaloho tahun 2004.

BACA JUGA:  Lonjakan Covid-19 Tinggi, Pemkab Purwakarta Siapkan RS Darurat

Keterangan tertulis yang dilansir dari situs resmi Pemkab Samosir Samosirkab.go.id, menyebutkan sejumlah tokoh masyarakat se Kabupaten Samosir “Mangudurhon” Bupati Samosir Vandiko T. Gultom memasuki rumah dinas.

Sebelum dimasuki, rumah dinas Bupati Samosir terlebih dahulu diberkati dan didoakan oleh Pastor.

Sebagaimana lazimnya dalam adat Batak, Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom dan keluarga menerima “Boras Sipirni Tondi” dari utusan tokoh masyarakat setempat dan diikuti rombongan hula-hula dari keluarga bupati serta “natua tua” ni Huta marga Naibaho .

Pemberian Boras Sipir Ni Tondi merupakan suatu cara dalam adat Batak untuk menguatkan roh dan jiwa agar tetap kuat sehingga mendapatkan kebahagiaan dalam menghuni rumah.

Ketua panitia acara memasuki rumah dinas bupati Samosir, Mangiring Naibaho mengatakan, acara terselenggara atas permintaan bupati kepada seluruh tokoh masyarakat.

“Bupati meminta dan memohon harus diantarkan para tokoh masyarakat se Kabupaten Samosir untuk menempati rumah dinasnya,” ucap Mangiring. D|Red-04

Satu tanggapan untuk “Acara Memasuki Rumah Dinas Bupati Samosir Dinilai Pemborosan Anggaran”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Berita Terbaru